BI Masih Proses Izin Akuisisi Tiga Fintech oleh Go-Jek

Eko Nordiansyah 15 Februari 2018 19:51 WIB
fintech
BI Masih Proses Izin Akuisisi Tiga Fintech oleh Go-Jek
Go-jek (MI/Ramdani).
Jakarta: Bank Indonesia (BI) masih memproses izin rencana akuisisi tiga perusahaan financial technology (fintech) oleh PT Go-Jek Indonesia. Perusahaan penyedia layanan transportasi online akan mengakuisisi tiga perusahaan fintech, yakni Kartuku, Midtrans, dan Mapan.

"Kita masih pelajari, tapi prosesnya memang masih berjalan," kata Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko kepada Medcom.id di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Februari 2018.

Dirinya menambahkan, bank sentral pada dasarnya mendukung kolaborasi yang dilakukan demi efisiensi bisnis tersebut. Menurut dia, sudah seharusnya mereka saling bekerja sama tanpa harus saling berkompetisi untuk mendukung perekonomian nasional.

Menurut dia BI akan mendukung setiap dinamika perkembangan teknologi dalam sistem pembayaran. Tak hanya Go-Jek, siapapun yang akan masuk dalam usaha fintech khususnya sistem pembayaran harus melaporkan kepada bank sentral.Go-Jek merasa, teknologi dapat berperan penting untuk mendorong terjadinya inklusi ekonomi, mengingat pengguna internet Indonesia diperkirakan mencapai 145 juta pada 2020.

Dengan mengakuisisi tiga perusahaan fintech yang telah memproses transaksi total sebesar lebih dari Rp67,5 triliun, Go-Jek berharap mereka akan bisa bertransformasi menjadi perusahaan dengan teknologi multi-platformdan menguasai industri layanan pembayaran digital di Indonesia. "Kini saatnya Go-Jek melangkau maju memasuki babak baru. Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pondasi dan langkah di industri fintech Indonesia," kata pendiri dan CEO Go-Jek, Nadiem Makarim.






(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id