Ilustrasi (MI/Atet Dwi Permata)
Ilustrasi (MI/Atet Dwi Permata)

Kemendag: Broker Properti Harus Bersertifikasi Profesi

Ekonomi properti kementerian perdagangan
15 Mei 2019 12:01
Medan: Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Veri Anggriono Sutiarto menegaskan broker atau pialang properti harus memiliki sertifikasi profesi agar konsumen terlindungi.
 
"Sertifikasi juga menguntungkan pengusaha broker properti karena kepercayaan konsumen terhadap perusahaannya semakin besar. Kemendag sendiri memberikan kemudahan untuk ujian sertifikasi dengan pendaftaran gratis dan secara online," katanya, seperti dikutip dari Antara, di Medan, Rabu, 15 Mei 2019.
 
Veri menegaskan, nantinya hingga batas waktu tertentu akan ada sanksi bagi pengusaha broker yang tidak mengantongi sertifikasi. Apalagi, kalau ada broker nakal yang merugikan konsumen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemendag mendukung terbentuknya Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) karena akan mempercepat sertifikasi di kalangan broker," tuturnya, seraya menambahkan dengan sertifikasi diyakini bisnis properti yang masih menjanjikan di Indonesia akan semakin berkembang baik sejalan dengan kenyamanan konsumen.
 
Ketua DPD AREBI Sumut Leo Mulijono menambahkan, AREBI sudah ada di Indonesia sekitar 20 tahun. Sedangkan di Sumut baru terbentuk dengan keanggotaan awal 13 perusahaan yang sudah bergabung. "Rencananya AREBI Sumut tahap awal mengajukan 13 pengusaha anggota untuk ujian mendapatkan sertifikasi broker properti itu pada Juli mendatang," katanya.
 
Sepanjang 2019, AREBI Sumut menargetkan bisa menambah keanggotaan dan mengikuti sertifikasi. "Target minimal 30 broker dan diyakini bisa lebih," pungkasnya.
 

(ABD)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif