Gubernur BI Pastikan Likuiditas Perbankan Cukup
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kedua dari kiri). (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan kondisi likuiditas di pasar keuangan akan mencukupi. Hal itu dipastikan lewat operasi moneter dengan menyiapkan berbagai instrumen.

"Sejauh ini yang kami pantau likuiditas di pasar uang maupun perbankan itu cukup. Dan BI akan terus memastikan likuiditas perbankan dan pasar uang itu cukup," katanya dalam sebuah jumpa pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018.

Perry mengakui kenaikan bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebanyak 150 bps di 2018 telah memengaruhi kondisi likuiditas perbankan. Namun, upaya tersebut dilakukan agar tidak berdampak negatif terhadap kondisi ekonomi maupun stabilitas sistem keuangan dalam negeri.

"Karena kenaikan suku bunga yang kita lakukan adalah untuk menjaga daya tarik," imbuh dia.

Ia menambahkan faktor ketidakpastian global turut mempengaruhi pengetatan likuiditas bank. Meski demikian, bank sentral tetap berupaya menjaga ketersediaan rupiah maupun valas di pasar keuangan.

"Di samping operasi moneter yang secara harian dan mingguan juga kami pantau. Kalau pun ada beberapa waktu mekanisme term repo," pungkasnya.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id