Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta. Medcom/Husen M.
Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta. Medcom/Husen M.

BNI Siapkan Dana Akuisisi Rp4 Triliun

Ekonomi bni bumn
Husen Miftahudin • 23 Januari 2019 23:04
Jakarta: PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk atau BNI menyiapkan pertumbuhan belanja anorganik sebesar Rp3 triliun hingga Rp4 triliun pada tahun ini. Dana tersebut akan digunakan untuk tambahan modal anak usaha serta pendanaan akuisisi perusahaan asuransi umum serta perusahaan perbankan.
 
Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengakui perseroan ingin melengkapi kepemilikan anak usaha yang saat ini masih berjumlah lima anak perusahaan. Meski demikian, perseroan mengklaim punya modal mencukupi sehingga tak memiliki rencana untuk menerbitkan surat utang.
 
"Kita mungkin akan melakukan akuisisi baik di perbankan maupun di asuransi untuk melengkapi visi misi kita sebagai lembaga keuangan," ujar Herry dalam konferensi pers Paparan Kinerja BNI Tahun 2018 di kantor pusat BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu, 23 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perseroan, lanjutnya, masih menjajaki perusahaan asuransi umum dan juga perbankan yang akan diakuisisi. Bahkan BNI akan merangkul perusahaan finansial berbasis teknologi pada pertengahan 2019 untuk memuluskan rencana akuisisi tersebut.
 
Sayangnya Herry enggan membeberkan lebih lanjut perusahaan asuransi dan perbankan yang dimaksud. Untuk perbankan, bisa saja BNI mengakuisisi bank Buku Umum Kegiatan Usaha (BUKU) I hingga bank BUKU III.
 
"Bisa saja itu bank BUKU I, BUKU II, BUKU III," seloroh Herry.
 
Tahun ini, BNI menargetkan pertumbuhan laba di kisaran 13-15 persen secara year on year (yoy). Pada 2018, perseroan berhasil meraup laba bersih sebanyak Rp15,02 triliun atau tumbuh 10,3 persen dari capaian tahun sebelumnya sebesar Rp13,62 triliun.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif