Unjuk rasa karyawan PT Pos Indonesia (Persero) - - Foto: Medcom.id/ Husen Miftahudin
Unjuk rasa karyawan PT Pos Indonesia (Persero) - - Foto: Medcom.id/ Husen Miftahudin

Ribuan Karyawan Tuntut Direksi Pos Indonesia Mundur

Ekonomi demo buruh unjuk rasa bumn pos indonesia
Husen Miftahudin • 06 Februari 2019 10:39
Jakarta: Sekitar 1.200 karyawan PT Pos Indonesia (Persero) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPI-KB) menggeruduk Kantor Regional IV DKI Jakarta. Mereka menuntut jajaran direksi untuk mundur dari kursi kepemimpinan.
 
"Ganti, ganti, ganti direksi. Ganti direksi sekarang juga," bunyi yel-yel dari para peserta aksi yang mayoritas mengenakan baju oranye di Kantor Regional IV PT Pos Indonesia, Jalan Gedung Kesenian, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Februari 2019.
 
Sekjen SPPI-KB Hendri Joni mengatakan, kegelisahan para karyawan yang menuntut mundur jajaran direksi PT Pos berawal dari keterlambatan pembayaran gaji, pengurangan hak-hak karyawan, hingga biaya lembur yang tidak dibayarkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita lihat perkembangannya tata kelola ini semakin tidak baik. Ini dibuktikan dengan terlambatnya gaji karyawan PT Pos bulan kemarin," ujarnya.
 
Ribuan Karyawan Tuntut Direksi Pos Indonesia Mundur
Sekjen SPPI-KB Hendri Joni 9tengah), Ketua Umum SPPI-KB Akhmad Qomarudin (kanan) -- Foto: medcom/.id/ Husen Miftahudin
 
Seharusnya, ungkap Hendri, gaji karyawan dibayarkan setiap awal bulan, tanggal 1. Namun untuk gaji Januari 2019, hak karyawan tersebut baru dibayarkan pada 4 Februari 2019.
 
Selain itu, mereka menganggap jajaran direksi tak mampu mengelola perusahaan dengan baik. Selain gaji yang terlambat, disparitas gaji antara level direksi dengan pimpinan kantor cabang terlalu jauh perbedaannya.
 
"Gaji kami dengan pejabat itu bagaikan bumi dan langit. Saya sebagai Kepala Kantor di Pariaman, gaji saya cuma Rp5,4 juta. Sedangkan pejabatnya Rp50 jutaan, padahal saya selevel pimpinan, kepala kantor. Belum lagi kita yang ada di level-level bawah," jelas Hendri.
 
Ribuan Karyawan Tuntut Direksi Pos Indonesia Mundur
Unjuk rasa 1.200 karyawan PT Pos Indonesia - - Foto: medcom.id/ Husen Miftahudin
 
Oleh karena itu, sebut Hendri, 1.200 karyawan PT Pos yang tergabung dalam SPPI-KB meminta pemegang saham mayoritas perusahaan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan Presiden Joko Widodo, segera mengganti jajaran direksi PT Pos Indonesia.
 
"Karena pengelola perusahaan kita anggap tidak mampu mengelola perusahaan ini dengan baik. Kita minta pemegang saham, kepada Presiden, kepada Menteri BUMN untuk mengganti para pimpinan direksi agar kejadian ini tidak terulang di masa-masa yang akan datang," tegas Hendri.
 
Selain melakukan aksi di depan Kantor Regional IV PT Pos Indonesia, rencananya ribuan massa aksi SPPI-KB akan menggelar aksi di depan gedung Kementerian BUMN dan Istana Negara.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif