Serapan Dana Desa Masih Rendah
Rupiah. ANT/Yudhi Mahatma.
Jakarta: Serapan penyaluran transfer ke daerah dan dana desa pada tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan 2017.

Mengutip data Kementerian Keuangan, Selasa, 26 Juni 2018, capaian hingga Mei sebesar Rp321,5 triliun atau 41,96 persen dari pagu di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp766,2 triliun.

Serapan tersebut lebih kecil dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp334,7 triliun atau 43,7 persen dari pagu Rp766,3 triliun.

Jika dirinci penyaluran transfer daerah sebesar Rp300,8 triliun atau 42,6 persen dari Rp706,2 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu penyerapannya sebesar Rp300,8 triliun atau 42,8 persen dari Rp306,5 triliun.

Sementara untuk dana desa sebesar  Rp20,6 triliun atau 34,4 persen dari Rp60 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp28,2 triliun atau 47 persen dari Rp60 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penyaluran dana desa yang masih rendah dibanding tahun lalu karena pemerintah daerah masih fokus pada penyaluran tahap pertama sebesar 20 persen dari rekening kas umum daerah ke rekening desa.

Selain itu, lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengakui adanya perubahan program padat karya tunas (cash for work) dengan menyertakan 30 persen anggaran dana desa dialokasikan untuk upah tenaga kerja lokal dalam program tersebut ternyata ikut mempengaruhi penyerapan dana desa.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id