Tanri Abeng: Pemimpin BUMN Harus Makin Berkembang
Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tanri Abeng. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tanri Abeng menuturkan untuk menjadi pemimpin perusahaan milik negara bukan lah perkara mudah. Seorang pemimpin BUMN menghadapi tantangan besar yang menentukan kepemimpinannya.

"Kepemimpinan Indonesia di berbagai sektor mengalami degradasi in some ways. Jadi, mengembangkan kepemimpinan, terlebih di perusahaan milik negara harus dilakukan," kata Tanri dalam acara Forum Kepemimpinan Executive Center for Global Leadershing (ECGL) di Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018.

Menurut dia, organisasi apa pun akan semakin berkembang jika pemimpinnya juga memiliki kemampuan untuk memimpin. Tanri menambahkan menjadi pemimpin perusahaan BUMN harus bisa menjadi pemimpin politik.

"Mereka memiliki pengaturan seperti itu," imbuhnya.

Bagi dia, pemimpin BUMN perlu bertransformasi untuk mengembangkan perusahaan yang dipimpinnya. Meski demikian, menjadi pemimpin BUMN bukan lah perkara mudah karena berbeda sekali dengan memimpin perusahaan swasta.

"Kita menjadi representatif pemerintah, menjaga kekayaan negara. Jadi jangan merugikan negara," tukasnya.

Tanri merupakan salah satu pendiri ECGL, yang merupakan pusat pembelajaran kelas dunia bagi para eksekutif yang ingin mendapatkan perspektif baru dalam strategi manajemen dan kepemimpinan.

Forum ECGL hari ini mengambil tema Redifining Leadership Making a Difference. Sejumlah menteri dan pemimpin perusahaan BUMN dan swasta, serta duta besar dari negara sahabat hadir dalam forum ini.

Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri BUMN Rini Soemarno dan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menjadi pembicara kunci dalam acara ini.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360