Ilustrasi. Foto  ; AFP.
Ilustrasi. Foto ; AFP.

Fintech Salurkan Pinjaman Rp61 Miliar ke Pelaku UMKM di Banten

Ekonomi umkm fintech
Farhan Dwitama • 24 November 2019 11:00
Tangerang: Hingga minggu pertama November 2019, fintech Peer to Peer Lending Akseleran telah menyalurkan total pinjaman usaha hingga Rp61 miliar kepada 129 pelaku UMKM peminjam se-Banten. Angka tersebut, naik 149 persen dibandingkan periode yang sama di 2018 lalu.
 
Senior Vice President Corporate Communication Akseleran Rimba Laut bahkan memprediksi dana pinjaman usaha melalui aplikasi Akseleran akan terus meningkat, mengingat jumlah pelaku UMKM di Banten yang membutuhkan pinjaman usaha mencapai 153 ribu UMKM.
 
"Berdasarkan data statistik, Banten merupakan Top 3, Provinsi tertinggi Akseleran yang telah memperoleh pinjaman usaha melalui platform Akseleran selain DKI Jakarta dan Jawa Barat," kata Rimba Laut, di Tangerang, Sabtu, 23 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, fintech Akseleran diharapkan mampu memberikan alternatif pinjaman usaha kepada UKM menengah berbasiskan invoice financing dan pre invoice financing.
 
Dia merincikan, dari pinjaman usaha yang telah tersalurkan, pelaku UMKM asal Kota Tangerang adalah peminjam terbanyak, dengan kontribusi mencapai 48 persen.
 
"Untuk Banten sendiri, Kota Tangerang memiliki kontribusi paling besar yakni 48 persen atau setara dengan Rp29 miliar dari total pinjaman usaha yang sudah disalurkan di Banten. Selanjutnya, Kabupaten Tangerang sekitar 31 persen dan kota Tangsel yang hanya delapan persen, disusul lima kota kabupaten lainnya di Provinsi Banten," ungkap dia.
 
"Untuk jenis UMKM yang sudah memperoleh pinjaman usaha melalui Akseleran, kata Rimba diantaranya, sektor engineering atau construction mencapai hingga 43 persen, business and consumer services 13 persen, design 12 persen coal & related energy 10 persen, telecom (services) delapan persen dan farming atau agriculture enam persen," ujar Rimba.
 
Selain adanya kenaikan pinjaman usaha Akseleran oleh pelaku UKM di Banten, nilai investasi masyarakat Banten melalui fintech Akseleran juga diakui mengalami peningkatan.
 
Hingga periode Oktober 2019, total nilai investasi Akseleran di Banten menembus hampir sebesar Rp80 miliar yang berasal dari 1.500 lebih lender.
 
"Masyarakat di Banten semakin terbiasa menggunakan Akseleran sebagai layanan P2P Lending yang mampu memberikan solusi pinjaman usaha bagi mereka yang merupakan para pelaku UMKM dan sekaligus sebagai alternatif investasi yang aman juga menguntungkan dalam mengembangkan dana mereka," kata Rimba.
 
Di Akseleran, minimal menyalurkan pinjaman usaha sebesar Rp75 juta hingga Rp2 miliar dengan agunan lebih fleksibel berupa invoice financing dan pre invoice financing sementara untuk mereka yang ingin memberikan dana pinjaman mulai dari Rp100 ribu dan memperoleh imbal hasil hingga 21 persen per tahun," ungkapnya.
 
Menurut Rimba, pencapaian di Banten turut mendongkrak total pinjaman usaha Akseleran secara nasional sebesar Rp801 miliar kepada lebih dari 2.000 UMKM di minggu pertama November 2019.
 
"Meski kenaikan pinjaman usaha di Banten signifikan tetapi kami tetap menjaga kualitas aset dengan tingkat NPL provinsi ini tetap nol persen," pungkas dia

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif