Kemendag-Kadin Sinergikan Data Perdagangan secara Daring

Desi Angriani 07 Desember 2017 17:18 WIB
perdagangan
Kemendag-Kadin Sinergikan Data Perdagangan secara Daring
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. MI/Galih Pradipta.
Jakarta: Kementerian Perdagangan dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia menyepakati pertukaran data perusahaan di bidang perdagangan. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kemudahan berusaha bagi para pengusaha Indonesia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan kerja sama tersebut meliputi penyediaan dan pemanfaatan data perusahaan di bidang perdagangan khususnya data Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) para pengusaha.

"Nota kesepahaman ini bertujuan untuk menjadi landasan kerja sama bagi Kemendag dan Kadin untuk meningkatkan kemudahan berusaha bagi para pengusaha Indonesia," kata Enggar di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis, 7 Desember 2017.


Selama ini data perusahaan tersebut dikelola oleh Kemendag melalui sistem informasi secara daring. Namun setelah pemerintah mengeluarkan peraturan yang mengatur penghapusan kewajiban pendaftaran ulang SIUP serta penyederhanaan prosedur TDP, Perusahaan cukup mendaftarkan keanggotan sekali seumur hidup.

Kata Enggar, data perusahaan yang telah mendapatkan SIUP dan TDP secara daring, otomatis mendapatkan KTA (Kartu Tanda Anggota) yang diterbitkan oleh Kadin. Database anggota Kadin secara otomatis akan menjadi database Kemendag. Data ini akan memudahkan pemerintah dan Kadin merumuskan dan menyosialisasikan berbagai kebijakan perdagangan.

"Penerbitan KTA ini tidak dipungut biaya atau gratis," imbuh dia.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani menambahkan kerja sama ini akan memudahkan dan menyederhanakan proses pengusaha Indonesia untuk menjadi anggota Kadin.

"Kami sudah cukup lama menantikan kesempatan ini dan hari ini menjadi momentum bersejarah bagi Kadin Indonesia," ungkap Rosan.

Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman ini, Rosan berharap jumlah anggota Kadin akan bertambah dan secara organisasi Kadin akan semakin kokoh dan kuat. Hingga kini Kadin Indonesia sudah berada di 34 Provinsi dan lebih dari 500 kabupaten/kota se-Indonesia.

Kerja sama ini akan berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang atau diakhiri sesuai kesepakatan bersama. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih dan Ketua Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani disaksikan Menteri Perdagangan.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360