Ilustrasi. MI/ANGGA YUNIAR
Ilustrasi. MI/ANGGA YUNIAR

20 Investor Tiongkok Bakal Hadiri Forum Investasi di Kupang

Ekonomi pertumbuhan ekonomi investasi ekonomi indonesia
Antara • 14 November 2019 10:46
Kupang: Sebanyak 20 investor dari Republik Rakyat Tiongkok (RRC) telah memastikan diri untuk menghadiri forum investasi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 16 November 2019. Forum investasi itu akan diikuti puluhan pengusaha dari tiga provinsi yakni tuan rumah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bali.
 
"Kami baru saja mendapat pemberitahuan dari Tiongkok bahwa sudah ada 20 investor yang pasti hadir dalam forum investasi di Kupang," kata Konsul dari Konsulat Jenderal RRC Li Changda, seperti dikutip dari Antara, di Denpasar, Bali, Kamis, 14 November 2019.
 
Dia mengemukakan hal itu ketika menghubungi Antara untuk menyampaikan perkembangan jumlah investor Tiongkok yang akan menghadiri forum investasi yang digelar konsulat jenderal itu. "Forum investasi ini akan dihadiri lebih dari 200 peserta. Ada pengusaha dan juga pejabat perdagangan serta pengusaha lokal," ucapnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khusus Tiongkok, lanjut dia, investor yang akan menghadiri forum investasi itu adalah pengusaha-pengusaha sukses yang bergerak di berbagai bidang usaha. Ia menyebut ada pengusaha konstruksi, energi, listrik, logistik, dan juga kereta api, serta pengusaha-pengusaha yang bergerak di sektor lainnya seperti kelautan dan perikanan, pertanian dan peternakan.
 
Dia berharap forum ini bisa melahirkan suatu kerja sama yang saling menguntungkan antara investor Tiongkok dan pengusaha di Indonesia baik dari NTT, NTB, maupun Bali.
 
Konjen Tiongkok di Denpasar, Bali, Gou Haodong dalam keterangan terpisah mengatakan sudah beberapa kali membawa investor negeri itu ke NTT dan Bali serta NTB untuk melihat peluang investasi di tiga wilayah itu.
 
"Kami akan terus berupaya memfasilitasi pertemuan antara pengusaha Tiongkok dengan pengusaha NTT, NTB, dan juga Bali, serta berharap ada kesepakatan kerja sama yang menguntungkan," pungkas Gou Haodong.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif