Illustrasi. Dok;MI.
Illustrasi. Dok;MI.

BPJS TK Anggarkan Rp295 Miliar untuk Training Vokasi

Ekonomi bpjs ketenagakerjaan
Nia Deviyana • 16 Maret 2019 10:48
Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan meluncurkan program training vokasi untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
 
Namun, program ini diperuntukkan bagi individu peserta program BPJSTK yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sudah tidak bekerja karena masa kontrak habis, atau mengalami kecelakaan sehingga tidak bisa bekerja di perusahaan semula.
 
Direktur Utama BPJSTK menjelaskan untuk program ini BPJSTK menganggarkan Rp295 miliar dari dana operasional. "Pelatihan ini kita berikan dalam bentuk pindah keahlian atau job shifting dan upskilling," ujar Agus di sela kunjungan ke kantor Media Group, Jakarta Barat, Jumat, 15 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan program ini, diharapkan 20 ribu peserta dapat memperoleh manfaatnya. Pada 2018 realisasi peserta BPJS Ketenagakerjaan tercatat sebanyak 50,6 juta, meningkat 13 persen dibandingkan realisasi 2017 sebesar 44,9 persen. Dengan demikian, total penerimaan iuran meningkat sebesar 15 persen dari Rp56,4 triliun menjadi 65,1 triliun.
 
Adapun realisasi iuran pada 2018 meningkat 15 persen dari Rp56,4 triliun pada tahun lalu menjadi Rp65,1 triliun.
 
Agus menuturkan pihaknya terus melakukan inovasi untuk meningkatkan jumlah peserta BPJSTK. Salah satunya dengan meluncurkan Agen Perisai. Melalui sistem keagenan Perisai, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya menambah jumlah anggota, tetapi juga menyerap lapangan kerja dari sektor pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
 
Sejak diluncurkan pada 2018, total agen perisai kini telah berjumlah 4.042 dengan jumlah tenaga kerja sebanyak lebih dari 595 ribu orang.
 
"Dengan adanya agen perisai ini tidak hanya menambah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, tetapi juga membantu mengurangi pengangguran. Fee jadi agen ini cukup besar, lho. Misal kalau Anda bisa mendaftarkan minimal 50 orang, Anda dapat Rp500 ribu, ditambah bunga 7,5 persen setiap ada iuran yang masuk," papar Agus.
 
Upaya meningkatkan literasi jaminan sosial juga dilakukan BPJS Ketenagakerjaan lewat program Desa Sadar Jaminan Sosial. Pada 2017, sebanyak 276 desa telah terdaftar sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial, menyusul 201 desa pada 2018. Pada 2019, ditargetkan sebanyak 200 desa baru terdaftar dalam program ini.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi