Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Kriteria Calon Ibu Kota Pengganti Jakarta

Ekonomi pemindahan ibukota
Eko Nordiansyah • 30 April 2019 13:56
Jakarta: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Bambang Brodjonegoro membeberkan kriteria calon ibu kota baru Indonesia. Salah satu syarat yang diinginkan oleh pemerintah adalah daerah pengganti Jakarta sebagai ibu kota ini memiliki risiko bencana yang rendah.
 
"Yang penting paling kecil risiko bencananya. Saya tidak bilang tidak ada, yang enggak ada bencana," kata dia dalam konferensi pers di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 30 April 2019.
 
Dari peta kebencanaan pemerintah, Bambang menambahkan ada tiga wilayah yang memiliki risiko bencana paling rendah dari seluruh wilayah Indonesia. Mereka adalah Sumatera bagian timur, Kalimantan, serta Sulawesi Selatan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sumatera bagian timur itu relatif bencana kecil, Kalimantan keseluruhan, Sulawesi bagian selatan. Jadi terbatas daerah yang secara kebencanaannya relatif kecil," jelas dia.
 
Bambang menyebut, sampai saat ini belum ada satu nama yang akan menjadi pengganti Jakarta sebagai ibu kota. Menurut dia, pemindahan ibu kota masih akan melalui sejumlah proses, termasuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo dan keputusan politik di DPR.
 
Untuk pembiayaan pemindahan ibu kota tersebut, pemerintah memiliki sejumlah skema yang akan dijalankan. Arahan Presiden Jokowi adalah pemindahan ibu kota ke luar Jawa tidak akan membebani anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
 
"Kalaupun ada kontribusinya (APBN) kita minimalkan. Salah satunya manajemen aset milik negara, kedua dorong peran BUMN, dan ketiga ajak swasta untuk peran serta dengan memperhatikan penduduk lokal secara lebih luas," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif