Go-Jek Rilis Fitur dan Layanan Baru
VP Corporate Affairs Gojek Michael Say (kiri). (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Jakarta: PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek) Indonesia menambah beberapa fitur dan layanan baru guna meningkatkan kepuasan konsumen atau pengguna. Layanan baru tersebut sementara hanya bisa dinikmati oleh para konsumen roda empat atau Go-Car.

VP Corporate Affairs Gojek Michael Say mengungkapkan pihaknya telah merilis layanan Go-Car L pada September lalu untuk wilayah Surabaya. Lewat layanan ini, para pengguna bisa memilih kendaraan dengan ukuran lebih besar.

Di sisi lain, mitra Go-Jek juga akan mendapat keuntungan lebih lantaran tarifnya akan lebih mahal. "Kalau mau order Go-Car tinggal pilih mau kendaraan untuk berapa penumpang. Benefitnya dari segi tarif akan menguntungkan driver," ujarnya saat ditemui di Kantor Go-Jek Indonesia, Kawasan Blok M, Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018.

Selain Go-Car L, Go-Jek juga meluncurkan fitur edit destination atau ganti tujuan pada Oktober lalu. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memesan Go-Car dengan dua tujuan atau lebih. Dengan begitu, konsumen tak perlu repot mengganti driver dalam satu perjalanan.

"Ada juga edit destination, bisa multiple destination biar enggak dua kali pesan," imbuh Michael.

Adapun hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia mencatat kontribusi Go-Jek terhadap perekonomian nasional mencapai Rp9,9 triliun pada 2017.

Angka itu diperoleh dari selisih penghasilan mitra setelah dan sebelum bergabung dengan ekosistem Go-Jek. Penghasilan mitra pengemudi tercatat sebesar Rp8,2 triliun dan mitra UMKM sebesar Rp1,7 triliun setiap tahunnya.

Sejak 2010 Go-Jek telah menghubungkan pengguna dengan lebih dari satu juta mitra driver se-Indonesia. Di antaranya 250 ribu penjual makanan, serta lebih dari 30 ribu penyedia layanan lainnya.

Hingga Juni 2018, aplikasi Go-Jek telah diunduh lebih dari 105 juta kali. Perusahaan tersebut telah beroperasi di 167 kota dan kabupaten di Indonesia serta memperluas ekspansi ke negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Thailand, dan Singapura.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id