Kenaikan Cukai Rokok Diharapkan tak Membebani Industri
Ilustrasi. (Foto: Antara/Aditya).
Jakarta: Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menilai rencana kenaikan cukai rokok akan membebani masyarakat. Pasalnya selama beberapa tahun terakhir, pemerintah selalu menaikan cukai rokok tanpa memperhatikan dampaknya.

"Kalau pendapatan masyarakat bertambah, tidak masalah cukai dinaikkan. Tapi pendapatan masyarakat juga belum naik," kata Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan APPSI Sjukrianto dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Menurut dia, pemerintah harusnya memperhatikan dampak yang dirasakan masyarakat, terutama terkait pendapatan dari penjualan rokok. Dengan tarif kenaikan cukai rokok rata-rata 10,04 persen di tahun ini, penjualan di tingkat eceran mengalami penurunan.

"Para pedagang eceran sudah mengalami penurunan penjualan. Kami memperkirakan pertumbuhan pendapatan dari penjualan rokok di tahun ini stagnan. Apalagi kalau cukai rokok tambah dinaikkan, pendapatan tidak akan tumbuh," jelas dia.

Anggota Komisi XI DPR RI Wilgo Zainar berharap pemerintah tidak membebani industri dengan kenaikan cukai yang tinggi pada 2019. Menurut dia, kenaikan cukai rokok pasti akan berdampak pada serapan hasil produksi petani tembakau, penyerapan tenaga kerja, juga penerimaan cukai dan pajak rokok.

"Tarif yang sekarang ini sangat membebani industri rokok. Jika pemerintah ingin mendapatkan penerimaan cukai yang lebih optimal, seharusnya bisa melalui ekstensifikasi barang kena cukai lainnya dan bukan dengan kenaikan tarif cukai yang tinggi," kata dia.

Sementara itu, Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) mengkhawatirkan permasalahan lain yang timbul akibat dari kenaikan cukai yang terlalu tinggi. Diperkirakan hal ini semakin mendorong maraknya peredaran rokok ilegal.

"Masyarakat, kata dia, akan beralih mengonsumsi rokok ilegal yang harganya relatif lebih murah. Semakin mahal harga rokok, maka semakin marak peredaran rokok ilegal," kata Anggota Dewan Penasihat Formasi Andriono Bing Pratikno.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id