Konferensi Pers Asetku. Medcom/Husen Miftahudin.
Konferensi Pers Asetku. Medcom/Husen Miftahudin.

Asetku Kumpulkan Pendanaan hingga Rp200 Miliar di 2018

Ekonomi ojk fintech
Husen Miftahudin • 11 Februari 2019 15:30
Jakarta: Perusahaan pembiayaan kredit digital berbasis aplikasi, PT Pintar Inovasi Digital (Asetku), berhasil menghimpun pendanaan sebanyak Rp200 miliar selama 2018. Seluruh pendanaan yang masuk berasal dari pemberi pinjaman individu.
 
"Dari Rp200 miliar itu besarnya baru di Desember, karena kita baru mulai terdaftar dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) di Desember 2018. Desember kita dapat Rp70 miliar," kata Direktur Asetku Andrisyah Tauladan dalam konferensi pers di The Ritz-Carlton Pacific Place SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin, 11 Februari 2019.
 
Besaran pendanaan yang masuk ke Asetku dari pemberi pinjaman jumlahnya beragam. Paling kecil sebesar Rp2 juta dan tidak ada batas maksimal. Pendanaan yang masuk akan disalurkan ke peminjam di Akulaku.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Andri menegaskan, pemberi pinjaman Asetku akan diberikan pengembalian dana pokok beserta return yang menarik. Bahkan, proses pengembalian dananya pun cepat dan mudah melalui aplikasi.
 
"Setiap pendanaan di Asetku menggunakan fixed return rate, sehingga pemberi pinjaman dapat melihat return rate pasti, estimasi jumlah pengembalian beserta besaran return, dan jelas waktu kembalinya," ungkap Andri.
 
Return rate yang ditawarkan di masing-masing tipe pendanaan bervariasi, mulai dari 20 persen hingga 24 persen per tahun. Sementara, tenornya dari 15 hari sampai 30 hari.
 
"Kita ingin membuat supaya orang-orang yang punya duit lebih ikut berpartisipasi. Makanya kita kasih intensif yang menarik," tutur dia.
 
Asetku juga memberi pinjaman, dari Rp500 ribu hingga Rp2 juta per peminjam. Bunga yang diberikan pun flat, dari 0,3 persen hingga 0,5 persen per hari.
 
"Selama 2018, jumlah lender (pemberi pinjaman) di Asetku hampir 4.000 lender. Sedangkan kalau borrower-nya (peminjam) sekitar 200 ribu," pungkas Andri.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif