Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Foto: Kementerian Perdagangan)
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Foto: Kementerian Perdagangan)

Mendag Tinjau Pasar Rakyat di Aceh

Ekonomi kebutuhan pokok kementerian perdagangan
Ilham wibowo • 26 Maret 2019 07:46
Pidie: Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen mengawal ketersediaan dan kebutuhan pokok masyarakat. Harga barang terus dipantau terutama menjelang puasa dan Lebaran 2019 agar tidak naik signifikan dan juga dalam rangka menjaga stabilitas.
 
Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat meninjau Pasar Induk Kramat Dalam Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, Senin, 26 Maret 2019.
 
"Kunjungan ini merupakan bagian dari arahan Presiden Jokowi untuk meninjau pasar, baik kondisi fisik maupun komoditas yang dijual. Hal ini untuk menjaga ketersediaan stok dan menghindari lonjakan harga bapok menjelang puasa dan lebaran," ujar Mendag.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pria yang akrab disapa Enggar ini mengatakan perkembangan stok dan harga bapok di pasar tersebut relatif stabil. Beras premium dijual dengan harga Rp11.000-12.000 per kg, gula Rp12.000 per kg, minyak goreng curah Rp10.000 per liter, dan telur ayam Rp17.000 per kg.
 
Selain itu komoditas cabai merah besar juga masih dalam kisaran harga Rp22.000 per kg, cabe rawit merah Rp23.000 per kg, dan cabe merah keriting Rp24.000 per kg. Sementara bawang merah terpantau Rp35.000 per kg, dan bawang putih Rp24.000 per kg.
 
Pasar Induk Kramat Dalam Kota Sigli merupakan salah satu pasar utama di Kabupaten Pidie, Aceh. Di pasar ini terdapat sekitar 350 kios pedagang yang menempati lahan seluas 18.000 meter persegi.
 
Sebelumnya, Kemendag telah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bapok menjelang puasa dan Lebaran di Bandung, Jawa Barat, pada Rabu 20 Maret 2019. Rakornas ini merupakan langkah pemerintah untuk mengidentifikasi kesiapan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas harga barang pokok menjelang bulan puasa dan Lebaran.
 
Mendag menyampaikan dalam pembangunan pasar pemerintah tidak hanya membangun fisiknya saja, tetapi juga para pedagang didalamnya. Pemerintah memastikan akan mempersiapkan pembinaan kepada para pedagang agar mampu meningkatkan usahanya. Salah satunya dengan membuka akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
 
"Pemerintah akan persiapkan pembinaan kepada para pedagang untuk meningkatkan kapasitas sekaligus mendapatkan kemudahan akses untuk KUR, sehingga usahanya bisa lebih maju lagi," pungkas Enggar.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif