Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia Jonathan Hekster (kanan). (FOTO: dok Manulife)
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia Jonathan Hekster (kanan). (FOTO: dok Manulife)

2018, Manulife Cetak Kenaikan Laba 170%

Ekonomi manulife aset manajemen indonesia
Ade Hapsari Lestarini • 16 Mei 2019 16:32
Jakarta: Perusahaan asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) mencatat pertumbuhan signifikan selama 2018, di tengah kondisi perekonomian nasional pada 2018 yang penuh tantangan.
 
"Kami menyadari 2018 penuh tantangan, namun kami berhasil melewatinya dengan baik dan mempertahankan posisi kami sebagai perusahaan asuransi terkemuka di pasar. Ini bukti komitmen kami dalam mengedepankan kepentingan nasabah serta memberikan layanan yang baik dan inovasi di 2018," kata Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia Jonathan Hekster saat jumpa pers paparan kinerja Manulife Indonesia, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.
 
Hekster menjelaskan posisi kinerja yang kuat selama 2018 itu terlihat dari laba tahun berjalan yang tumbuh 170 persen dari 2017 menjadi Rp2,6 triliun. Hasil positif itu disebabkan pertumbuhan pendapatan premi bersih, beban perusahaan yang lebih rendah, dan pergerakan suku bunga selama 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pendapatan premi bersih meningkat empat persen menjadi Rp9,2 triliun. Selain itu jumlah ekuitas juga menguat sebesar empat persen menjadi Rp11,5 triliun. Padahal, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2017 dan 2018, ekuitas pasar asuransi secara keseluruhan menurun 18 persen.
 
"Hasil ini semakin memperkuat posisi Manulife Indonesia sebagai salah satu perusahaan asuransi terpercaya serta dapat diandalkan di industri," tutur Hekster.
 
Adapun kinerja bisnis Manulife Indonesia yang kuat itu cukup mengejutkan di saat kondisi industri asuransi jiwa tengah mengalami perlambatan.
 
Akhir Februari lalu, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebutkan, pendapatan premi industri asuransi jiwa sepanjang 2018 merosot lima persen dari Rp195,72 triliun pada 2017 menjadi Rp185,88 triliun. Total premi bisnis baru tercatat Rp117,38 triliun pada 2018, sedangkan 2017 jumlahnya Rp127,88 triliun.
 
Kinerja MAMI
 
Sementara itu, Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Legowo Kusumonegoro juga memaparkan kinerja perusahaannya yang terus membaik.
 
"Terlepas dari dinamika di pasar modal global dan Indonesia, MAMI juga menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan yang terlihat pada jumlah aset kelolaan dan jumlah investor kami yang meningkat," tambah Legowo.
 
Ia menjelaskan, selama 2018, dana kelolaan MAMI meningkat menjadi Rp68,1 triliun dan lebih dari 16.400 investor telah bergabung menggunakan solusi investasi MAMI.
 
Menurut dia, dalam menjalankan peran sebagai perusahaan penyedia solusi perlindungan keuangan, Manulife didukung lebih dari 7.000 tenaga pemasar profesional dan 1.000 karyawan. Mereka berperan penting serta berkontribusi dalam mendukung Manulife Indonesia yang beroperasi lebih dari 33 tahun untuk melakukan inovasi layanan dan melindungi lebih banyak lagi keluarga Indonesia.
 
Saat ini Manulife didukung beragam jalur distribusi telah menjangkau dan melayani nasabah yang mencapai hingga lebih dari 2,5 juta jiwa. Nasabah tersebut terdiri atas berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kalangan mapan atau dikenal dengan sebutan High Nett Work (HNW) hingga kalangan bawah.
 
Hekster melanjutkan, Manulife Indonesia terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah melalui berbagai program, di antaranya Customer Relationship Management (CRM), sebuah platform self service digital, serta kemudahan pembayaran klaim. CRM membantu Manulife mengelola dan mengumpulkan data nasabah, yang merupakan kunci untuk memperkenalkan inovasi yang memudahkan hidup nasabah.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif