Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati . Foto : MI/Susanto.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati . Foto : MI/Susanto.

Sri Mulyani Bakal Kaji Penyesuaian Gaji ASN

Ekonomi ASN
Eko Nordiansyah • 09 Desember 2019 20:06
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut bakal menyesuaikan gaji bagi para aparatur sipil negara (ASN). Apalagi selama ini gaji ASN yang kecil selalu dijadikan alasan untuk melakukan korupsi.
 
Bukan hanya soal besaran gaji, Sri Mulyani juga sering kali mendapat keluhan soal kesenjangan gaji dari pegawai negeri. Misalnya soal perbedaan gaji dari kepolisian dan kejaksaan dengan pegawai KPK yang sama-sama bekerja sebagai penegak hukum di bidang korupsi.
 
"Jadi memang ada level dari keseluruhan apa yang disebut tadi, sistem penggajian di Indonesia yang memang perlu adanya suatu review yang cukup komprehensif," kata dia di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin, 9 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan sistem gaji ASN akan dibahas lebih lanjut bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Meski begitu, kebijakan gaji harus mempertimbangkan kemampuan keuangan negara.
 
"Kami coba lakukan bersama sama dengan Kemen Pan-RB yang merupakan institusi yang melihat keseluruhan (kementerian/lembaga). Dan tentu dari sisi kemampuan keuangan negara untuk bisa menjalankannya atau membayarnya secara sustainable," jelas dia.
 
Sementara itu, terkait kemungkinan digunakan one single salary system tanpa ada tunjangan ataupun remunerasi belum bisa dipastikan. Pasalnya Sri Mulyani menyebut tunjangan kinerja serta remunerasi harus diberikan sesuai dengan kinerja daripada pegawai tersebut.
 
"Itu (remunerasi) harusnya satu paket. Jadi enggak boleh pokoknya harus semuanya dibayar dulu. Harus ada akuntabilitas mengenai kinerjanya mereka dan kemudian integritas itu harus ada dalam paket tersebut," pungkasnya.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif