Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja. MI/IMMANUEL ANTONIUS
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja. MI/IMMANUEL ANTONIUS

2020, BCA Realisasikan Kerja Sama dengan Wechat-Alipay

Ekonomi bca
Husen Miftahudin • 29 Oktober 2019 07:20
Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA akan segera merealisasikan kerja sama sistem pembayaran digital dengan dua perusahaan asal Tiongkok, Wechat dan Alipay. Kerja sama itu bakal terwujud pada awal tahun depan.
 
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan saat ini pihaknya dan kedua dompet digital tersebut masih mematangkan proses dan skema bisnis yang akan diluncurkan. Bila terealisasi, nantinya BCA menjadi penyedia fasilitas dan pengelola transaksi atau acquiring.
 
"BCA harap awal tahun depan, kuartal I-2020, sudah bisa kerja sama. Fungsinya kita nanti menjadi acquiring, kita menyediakan mesin EDC (Electronic Data Capture)," ujar Jahja, dalam press conference Paparan Kinerja BCA Kuartal III-2019 di Hotel Indonesia Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 28 Oktober 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mesin-mesin perekam data elektronik (EDC) milik BCA tersebut, lanjut Jahja, akan ditempatkan di merchant daerah wisata yang biasa dikunjungi turis Tiongkok. "Jadi bisa payment (pembayaran) ke EDC kita. Jadi kita yang acquiring. Kita siapkan kerja sama ini di awal tahun," ungkap Jahja.
 
Jahja berharap kerja sama ini bisa menjaring pendapatan dari turis-turis asal Tiongkok. Pasalnya, turis asal Negeri Tirai Bambu itu terbiasa menggunakan gawai dalam setiap transaksi (cashless). "Mereka (turis Tiongkok) sudah terbiasa liburan tidak membawa kartu kredit, jadi payment dengan aplikasi," beber dia.
 
Sebelumnya, BCA tertarik untuk menggandeng Wechat dan Alipay untuk sistem pembayaran berbasis digital. Apalagi, Alipay dan Wechat selaku penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) asing membutuhkan acquirer lokal untuk bisa memproses transaksi menggunakan uang elektronik di Indonesia.
 
Berdasarkan aturan, jika Alipay dan Wechat ingin masuk harus menggandeng perbankan nasional yang masuk dalam kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV. Hal ini sesuai ketentuan yang diatur Bank Indonesia (BI), setiap perusahaan jasa sistem pembayaran harus bekerja sama dengan perusahaan domestik jika ingin berbisnis di Tanah Air.
 
Dalam ketentuannya, BI sebagai regulator sistem pembayaran menyebutkan kerja sama pengelolaan dana Wechat dan Alipay hanya bisa dilakukan oleh bank yang masuk dalam kelompok BUKU IV. Adapun kelompok BUKU IV saat ini ialah BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Panin, dan CIMB Niaga.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif