Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro (kiri). (FOTO: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro (kiri). (FOTO: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)

Pembangunan Berkelanjutan Fokus Uni Eropa-RI di 2019

Ekonomi pembangunan bappenas
Marcheilla Ariesta • 28 Mei 2019 22:47
Jakarta: Indonesia dan Uni Eropa meluncurkan Blue Book 2019 sebagai laporan kerja sama pembangunan kedua negara. Untuk tahun ini, tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) menjadi fokus utamanya.
 
Ada tiga bidang yang menjadi perhatian utama, yakni lingkungan pendidikan dan kesehatan.
 
"Setiap tahun, Uni Eropa dan Pemerintah Indonesia memiliki tradisi untuk selalu berdiskusi mengenai dukungan pembangunan untuk RI dari Uni Eropa," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tahun lalu, tema dari Blue Book antara Uni Eropa dan Indonesia mengenai perubahan iklim, namun tahun ini kita membahas SDGs," sambungnya.
 
Dia mengatakan kegiatan ini telah disepakati kedua belah pihak. Program mengenai kerja sama tahun ini telah ditetapkan, namun terbagi dalam beberapa tahapan.
 
Kuasa Usaha Uni Eropa untuk Indonesia Charles-Michel Geurts mengatakan tema SDGs dipilih karena ini merupakan pembahasan global. Menurut dia, Indonesia telah bekerja banyak untuk mengimplementasikan strategi SDGs.
 
"Indonesia telah mengimplementasikan strategi dan membuat strategi di tingkat nasional dan sub-nasional, sama seperti yang dilakukan Uni Eropa," tuturnya.
 
Menurut dia, masing-masing memiliki strategi sendiri untuk mencapai SDGs. Itu, imbuhnya, adalah bukti nyata dari keberlanjutan kebijakan Indonesia.
 
"Jadi ini adalah konsep pemersatu yang kuat dan obyektif yang kita bahas bersama antara Indonesia dan Uni Eropa," imbuh Geurts.
 
Hubungan Uni Eropa dan Indonesia telah berkembang dari hubungan berdasarkan bantuan pembangunan menjadi kemitraan berdasarkan kepentingan dan tujuan bersama. Berdasarkan prinsip ini, Uni Eropa menyambut baik peluang untuk memperluas kemitraan dengan Indonesia di berbagai sektor prioritas, seperti ekonomi, investasi berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif