Ilustrasi. FOTO: MI/Amiruddin Abdullah
Ilustrasi. FOTO: MI/Amiruddin Abdullah

Kriteria Tiga Calon Dirut Garuda

Ekonomi Garuda Indonesia
Suci Sedya Utami • 14 Januari 2020 07:29
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mengantongi tiga nama calon pengganti I Gustu Ngurah Askhara Danadiputra di kursi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sebagai perusahaan publik, penetapan dirut akan dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang rencananya digelar pada 22 Januari.
 
Namun demikian, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga masih bungkam terkait nama-nama calon yang akan menempati kursi pucuk pimpinan di maskapai pelat merah itu. "Ada tiga nama. Tunggu 22 Januari. Kan masih lama," kata Arya, di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin, 13 Januari 2020.
 
Kendati demikian, Arya membocorkan kriteria para calon. Pertama yakni merupakan sosok yang berpengalaman dalam maskapai penerbangan. Kedua sosok yang memiliki kemampuan dalam mengatur keuangan. Ketiga sosok yang memiliki kemampuan manajerial. Dia memastikan para calon bukan lah orang yang terkontaminasi kasus Garuda.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang pasti dirutnya mengerti keuangan. Pasti itu, enggak mungkin enggak. Soal kuat finance-nya, manajemennya juga kuat. Profilnya mudah-mudahan bisa bereskan Garuda. Kita cari yang terbaik, yang tak terkontaminasi banyak hal, yang bisa buat Garuda terbang tinggi melejit dan tak rugi," papar Arya.
 
Terkait dua nama dalam jajaran direksi lama yang saat ini masih dipercaya menjabat karena dianggap tidak terlibat dalam skandal kasus penyelundupan komponen motor Harley Davidson dan sepeda Brompton yakni Direktur Keuangan Fuad Rizal yang juga menjabat sebagai Plt Direktur Utama serta Pikri Ilham Kurniansyah sebagai Direktur Niaga, Arya berkomentar beberapa internal masih akan dipertahankan.
 
"Enggak mungkin total (rombak). Pasti ada internal yang masih (dipertahankan)," tutur dia.
 
Selain jajaran direksi, kementerian dan pemegang saham juga akan merombak jajaran komisaris.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif