Tol Kunciran-Serpong Ditargetkan Beroperasi April 2019

Annisa ayu artanti 20 Juli 2018 19:26 WIB
jalan toljasa marga
Tol Kunciran-Serpong Ditargetkan Beroperasi April 2019
Ilustrasi jalan tol. (FOTO: MI/Ramdani)
Jakarta: Anak usaha PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Marga Trans Nusantara (MTN) menargetkan ruas tol Kunciran-Serpong dapat beroperasi pada April 2019.

Meskipun mundur dari jadwal, Presiden Direktur MTN Truly Nawangsari mengatakan kendala yang sering terjadi yaitu kesulitan pembebasan tanah sudah dilalui. Saat ini pembebasan tanah sudah 96,69 persen mendekati rampung.

"Dapat saya sampaikan juga pembebasan tanah sudah 96,69 persen kemudian target selesai 100 persen konstruksi di Januari 2019 dan harapkan beroperasi Maret-April 2019," kata Truly di Graha CIMB, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018.

Truly menjelaskan, proyeknya ini sebelumnya ditargetkan untuk selesai konstruksi di November 2018. Namun, karena masalah pembebasan lahan, target tersebut molor menjadi awal 2019. Sehingga pengoperasian jalan tol yang juga bagian dari jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II diperkirakan pada April 2019.

Saat ini progres pembangunan ruas tol tersebut telah mencapai 58 persen. Pada saat beroperasi nanti, Truly menuturkan tol ini akan memecah kemacetan yang menumpuk di dalam kota dan pinggiran Jakarta. Ruas Kunciran-Serpong ini akan menjadi pilihan alternatif untuk pengguna yang biasanya menggunakan JORR I.

"Pengoperasian JORR II sudah ditunggu stakeholder karena keberadaan JORR II menjadi pemecah kemacetan di dalam dan pinggiran Jakarta," ucap dia.

Selain itu, adanya ruas tol ini juga akan membuat distribusi barang lebih merata sehingga biaya logistik pun diharapkan lebih berdaya saing.

"Sehingga distribusi lebih merata dan jadi cost logistik lebih kompetitif, sehingga produk barang lebih berdaya saing tinggi dan berdampak bagus untuk perekonomian," pungkas dia.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id