Menperin Airlangga Hartarto. Dok; Kemenperin.
Menperin Airlangga Hartarto. Dok; Kemenperin.

Revisi DNI, Investor Asing Diusulkan Boleh Masuk ke Industri Karet dan Rokok

Ekonomi daftar negatif investasi
Ilham wibowo • 13 November 2018 22:58
Jakarta: Pemerintah berencana merevisi aturan terkait daftar negatif investasi (DNI) guna menarik investor. Sejumlah sektor rencananya akan dibuka agar investasi asing bisa masuk ke dalam negeri.
 
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan asing boleh berinvestasi di industri karet. Selain itu, Kemenperin juga meminta industri rokok untuk diperbolehkan untuk investasi asing.
 
"Kalau crumb rubber itu karet alam, proses karet alam. Satu lagi rokok," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa, 13 November 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain dua industri tadi, Airlangga menyebut, asing juga dibolehkan investasi di industri manufaktur yang diusahakan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Namun semua usulan belum difinalisasi.
 
Kementerian Kesehatan juga mengusulkan beberapa revisi DNI. Di antaranya untuk investasi asing di sektor rumah sakit, dan industri farmasi. Hal ini tentunya dilakukan dengan tetap melindungi industri lokal.
 
Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Maura Linda Sitanggang masih enggan merinci seperti apa revisi yang akaan dilakukan. Revisi dilakukan tidak jauh beda dengan aturan yang ada.
 
"Jadi pada prinsipnya kita tetap melindungi industri nasional. Yang jelas seperti industri farmasi nasional kita masih 85-15 persen (porsi investasi asing) kita masih tetap sama," ungkapnya.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif