Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI

BPJS Kesehatan Berharap Penyesuaian Iuran Segera Dieksekusi

Ekonomi BPJS Kesehatan
Eko Nordiansyah • 24 Oktober 2019 07:21
Yogyakarta: Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fahmi Idris mengaku senang dengan kembali dipilihnya Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri keuangan. Fachmi berharap persoalan penaikan iuran BPJS Kesehatan yang dimaksudkan menutup defisit keuangan bisa segera direalisasikan.
 
"Mudah-mudahan penyesuaian iuran cepat dipastikan," kata Fachmi, ditemui di Yogyakarta, Rabu malam, 23 Oktober 2019.
 
Dirinya menambahkan selama ini komunikasi antara BPJS Kesehatan dengan Kementerian Keuangan berjalan baik. Bahkan Sri Mulyani sudah memahami persoalan yang menerpa BPJS Kesehatan terkait defisit keuangan, sehingga tinggal melanjutkan apa yang sudah direncanakan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau menteri keuangan berarti kan kita tidak mulai dari nol lagi, sudah paham semua persoalan, tinggal dilanjutkan," jelas dia.
 
Sementara itu, Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Ahmad Anshori berharap, penaikan iuran bisa dijalankan mulai tahun depan. Apalagi baik pemerintah maupun DPR sudah sama-sama sepakat untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan demi menutup defisit yang tiap tahunnya membengkak.
 
"Terlihat kan dari buku putih DPR tidak ada masalah dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu. Jadi, saatnya eksekusi," ungkap Anshori.
 
Berdasarkan rapat antara pemerintah dengan DPR, penaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas II diusulkan naik menjadi Rp110 ribu dan kelas I sebesar Rp160 ribu. Sementara untuk kelas III diusulkan sebesar Rp42 ribu dari Rp25.500.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif