Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Penyaluran KUR ke Sektor Produktif Wajib 60% di 2019

Ekonomi kur
Husen Miftahudin • 28 Desember 2018 15:59
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution menyatakan porsi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) ke sektor produktif perlu ditingkatkan. Tahun depan, porsi penyaluran KUR untuk sektor produktif diwajibkan 60 persen dari total keseluruhan penyaluran KUR.

"Kita inginnya KUR itu lebih banyak untuk kegiatan berproduksi. Berproduksi bukan hanya barang, bikin salon juga produksi, jasa juga produksi, tukang cukur juga produksi, e-commerce juga produksi," ujar Darmin di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Jumat, 28 Desember 2018.

Darmin menganggap penyaluran KUR selama ini tidak sehat lantaran lebih banyak diberikan ke sektor perdagangan. Sektor produktif yang lebih membutuhkan justru tidak mendapatkan dukungan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Peningkatan porsi penyaluran KUR untuk sektor produktif juga dinilai akan membuat perekonomian menggeliat. Pasalnya, pinjaman untuk sektor produksi akan membuat tenaga kerja yang terserap lebih banyak. "Itu kan banyak manfaatnya. Kalau dagang kan cuma pinjam, uangnya itu hanya berputar-putar. Jadi, untuk apa kasih kredit banyak-banyak ke perdagangan," tukasnya.

Untuk memastikan penyaluran KUR ke sektor produktif meningkat, pemerintah bakal mengenakan denda kepada lembaga penyalur yang tidak mampu mengucurkan 50 persen dana KUR ke sektor produktif. Sanksi berupa pemotongan plafon di tahun berikutnya.

"Kredit itu harus lebih banyak diberikan kepada sektor produksi. Kalau tidak, kita akan mengenakan pinalti agar dia (lembaga penyalur) ngerti, wah ini serius," pungkas Darmin.

Berdasarkan catatan Kemenko Perekonomian hingga 30 November 2018, realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp118,4 triliun atau 95,7 persen dari target Rp123,8 triliun sepanjang 2018. Penyaluran KUR didominasi untuk skema KUR Mikro sebesar 65,8 persen, KUR kecil 33,9 persen, dan KUR TKI 0,3 persen.

Berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran untuk sektor produksi baru mencapai 45,6 persen dari target 50 persen untuk tahun ini. Tercatat, penyaluran KUR sektor produksi di antaranya pertanian, perikanan, industri, konstruksi, dan jasa-jasa.

 


(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi