Kemenaker Susun Glosarium Bidang Penempatan Tenaga Kerja

Gervin Nathaniel Purba 23 Oktober 2018 16:40 WIB
berita kemenaker
Kemenaker Susun Glosarium Bidang Penempatan Tenaga Kerja
?Kemenaker Susun Glosarium Bidang Penempatan Tenaga Kerja. (Foto: Dok. Kemenaker)
Yogyakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk pertama kalinya menggelar finalisasi penyusunan glosarium (kumpulan istilah-istilah) bidang penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja. 

Selama ini banyak istilah data dan informasi, program, dan istilah lain di bidang penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja yang kurang dipahami masyarakat, pihak-pihak berkepentingan dari instansi lain, maupun stakeholder.

“Dengan finalisasi glosarium ini kami berharap masyarakat mendapatkan pemahaman yang baik terhadap data, informasi, program, dan istilah dalam bidang penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja untuk mempercepat, memperlancar pelaksanaan program, dan kegiatan ketenagakerjaan," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemenaker Edi Purnama, dikutip siaran pers, Selasa, 23 Oktober 2018.

Dengan disusunnya glosarium ini, informasi mengenai istilah-istilah ketenagakerjaan dapat disebarkan sampai ke daerah agar daerah juga mengetahui berbagai istilah di bidang penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja, khususnya jika daerah menerima tamu asing, ataupun berinteraksi dalam sebuah forum internasional.

“Kami berharap, output yang dihasilkan dapat berguna bagi masyarakat dalam memahami istilah (asing) ketenagakerjaan. Dalam teknis penyusunan kita juga mengundang perwakilan dari ILO Jakarta,” ujar Edi.

Output yang dimaksud, kata Edi berupa buku Glosarium Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja. "Kenapa kami mesti menyusun Glosarium? Selain sebagai modalitas kita dalam menunjang kelancaran pelaksanaan tugas, Glosarium dapat membantu dalam pengembangan karir,” tutur Edi.

Melalui Glosorium, masyarakat dapat pula memahami istilah teknis dan mekanisme bidang ketenagakerjaan, sehingga apabila terdapat mutasi maupun promosi sudah tidak memerlukan waktu lama untuk menyesuaikan diri dan dapat langsung memberikan kontribusinya.

"Glosarium Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja juga diperlukan, khususnya bagi mereka yang mengikuti sidang dan negosiasi kerjasama internasional, baik di forum bilateral, regional, maupun multilateral,” ujarnya.

Unit-unit teknis terkait yang banyak memiliki kegiatan kerja sama luar negeri, baik dengan organisasi internasional seperti WTO, ILO, G20, APEC, dan ASEAN, maupun bilateral seperti dengan Jepang (IJEPA), Australia (IA-CEPA), Uni Eropa (IEU-CEPA), dan lain-lain diharapkan dapat memanfaatkan glosarium ini dengan sebaik-baiknya.




(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id