Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Kementerian PUPR Sodorkan Konsep Pancasila untuk Ibu Kota Baru

Ekonomi pemindahan ibukota
Ilham wibowo • 30 April 2019 14:13
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan desain konsep sarana infrastruktur yang akan dibangun untuk Ibu Kota Negara baru. Konsep ini telah dikaji mendalam untuk bisa diaplikasikan di mana saja.
 
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan daerah yang dipilih akan menjadi kota baru yang difokuskan untuk menunjang tugas pemerintahan. Desain yang dirancang selama setahun ini siap diaplikasikan di daerah yang menjadi opsi kajian Bappenas.
 
"Kami punya konsep desain untuk bisa diterapkan di mana saja, Kota Pancasila konsep desain kami," kata Basuki ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa, 30 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Konsep desain ini sengaja disiapkan lebih awal untuk bisa melihat proyeksi yang akan dibangun. Namun demikian, desain tersebut bersifat pilihan alternatif lantaran telah memenuhi seluruh standar kriteria pusat pemerintahan.
 
"Itu baru konsep desain, tapi putusannya baru pindah kalau itu disepakati oleh seluruh rakyat Indonesia, itu kan masih panjang," paparnya.
 
Konsep desain tersebut juga perlu mendapat masukan dari kalangan masyarakat terutama pemerhati teknik sipil. Selain itu, diperlukan pula dukungan dari dewan perwakilan rakyat untuk memuluskan seluruh pengerjaan proyek.
 
"Bukan diputuskan sepihak (oleh pemerintah). Pasti itu harus ada persetujuan DPR," ujarnya.
 
Pengerjaan fasilitas penunjang ibu kota baru juga perlu berada dalam payung hukum yang kuat. Setelah disetujui dewan, mega proyek ini perlu dituangkan dalam undang-undang.
 
"Harus dilalui beberapa tahapan termasuk undang-undang, pasti ada undang-undang baru," ungkapnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif