Ilustrasi. Foto : MI/RAMDANI.
Ilustrasi. Foto : MI/RAMDANI.

Kementan: Serapan KUR Capai Rp600 Miliar

Ekonomi kementerian pertanian
Antara • 26 Januari 2020 11:00
Makassar: Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mengatakan hingga 24 Januari 2020 serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sudah mencapai Rp600 miliar.
 
Dia mengatakan Kementan diamanahkan untuk menyalurkan dana KUR sebesar Rp50 triliun pada 2020. Dana tersebut ditujukan untuk petani dalam mengembangkan budidaya komoditas pertanian, tanaman hortikultura, maupun perkebunan.
 
"Dana KUR itu bunganya enam persen, jauh lebih rendahnya dibandingkan bunga kredit sebelumnya," katanya dikutip dari Antara, Minggu, 26 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berkaitan dengan penyaluran KUR itu, BNI, BRI, dan Bank Mandiri akan menjadi penyalur di semua daerah di Indonesia.
 
Khusus di Sulsel, penyaluran KUR mencapai Rp1 triliun seperti pengajuan dari Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah. Kalaupun terjadi gagal panen karena sesuatu sebab, misalnya faktor alam, maka petani tidak akan menanggung kerugian, selama menjadi anggota asuransi pertanian.
 
"Karena itu, petani didorong untuk ikut asuransi pertanian, karena kebencanaan tidak dapat diprediksi kedatangannya," katanya.
 
Dia mengatakan melalui asuransi padi ini diyakini dapat dijangkau oleh para petani yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.
 
"Asuransi ini, petani hanya bayar Rp36 ribu dan pemerintan mensubsidi Rp144 ribu untuk areal satu hektare per musim. Apabila terjadi gagal panen atau bencana alam, maka Jasindo akan mengganti Rp6 juta per ha per musim," katanya.
 
Begitu pula untuk asuransi peternakan, lanjut dia, peternhanya membayar premi Rp40 ribu per tahun untuk satu ekor ternak, dan pemerintah membayarkan Rp160 ribu per tahun, sehingga jika ternak hilang, maka Jasindo akan mengganti Rp10 juta per ekor.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif