NEWSTICKER
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani  (tengah). Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani (tengah). Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.

Direksi Baru Garuda, Angin Segar Pengusaha Hotel

Ekonomi pariwisata Garuda Indonesia hotel
Ilham wibowo • 23 Januari 2020 13:33
Jakarta: Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) direspons baik oleh para pengusaha hotel di Tanah Air. Kehadiran Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama dan Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama perusahaan pelat merah itu diyakini bakal membawa perubahan positif.
 
"Mudah-mudahan dengan komisaris dan direksi yang baru akan lebih baik," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020.
 
Selama ini, Hariyadi menuding Ari Askhara sebagai salah satu penyebab tingginya harga tiket. Bahkan, eks Dirut Garuda itu dianggap sebagai biang keladi perseteruan antara Garuda dengan Traveloka sehingga menyebabkan ketidakadilan di industri penerbangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya Enggak tahu persis background Pak Irfan sebelumnya, tapi yang jelas di tingkat komisaris cukup dekat dengan kita ada Pak Triawan Munaf ada Pak Chairal," ujar Haryadi.
 
Ia menuturkan jajaran direksi dan komisaris di Garuda Indonesia yang terpilih saat ini akan memperlancar komunikasi dalam upaya meningkatkan sektor unggulan pariwisata Indonesia. Harga tiket pesawat yang terjangkau pun akan membuat industri perhotelan kembali menggeliat.
 
"Kami harap impact-nya terhadap harga tiket akan lebih rasional," ucap Ketua Umum Apindo ini.
 
Sebelumnya, penetapan komisaris dan direksi Garuda Indonesia ini menyusul pemberhentian lima direksi emiten bursa berkode GIAA itu dalam kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda brompton di pesawat baru Garuda Airbus A330-900 NEO.
 
Adapun lima direktur yang diberhentikan antara lain Direktur Utama Ari Askhara, Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar, dan Direktur Operasi Bambang Adisurya Angkasa.
 
Sementara itu, Fuad Rizal sebagai Direktur Keuangan Garuda dipercaya sebagai pelaksana tugas direktur utama perseroan.
 
Dengan disepakatinya RUPSLB, maka berikut nama komisaris dan direksi Garuda Indonesia.
 
Komisaris
 
1. Komisaris Utama: Triawan Munaf.
2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung.
3. Komisaris Independen: Yenny Wahid.
4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan.
5. Komisaris: Peter Gontha.
 
Direksi
 
1. Direktur Utama: Irfan Setiaputra.
2. Wakil Direktur Utama: Dony Oskaria.
3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fuad Rizal.
4. Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea.
5. Direktur Human Capital: Aryaperwira Adileksana.
6. Direktur Teknik: Rahmat Hanafi.
7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT: Ade R. Susardi.
8. Direktur Niaga dan Kargo: M. Rizal Pahlevi.
 


 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif