Ilustrasi. Dok; MI.
Ilustrasi. Dok; MI.

Surplus Neraca Dagang Diprediksi Berlanjut

Ekonomi neraca perdagangan indonesia
Eko Nordiansyah • 15 April 2019 15:45
Tangerang: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memprediksi surplus neraca perdagangan akan berlanjut. Apalagi pada bulan Februari dan Maret tercatat surplus setelah selalu mengalami defisit selama empat bulan berturut-turut.
 
"Itu kan bulan Januari defisitnya. Februari-Maret dia surplus kan. artinya tendensinya (surplus)," kata Darmin usai menghadiri Indonesia Industrial Summit 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Senin, 15 April 2019.
 
Dirinya menambahkan surplus neraca dagang akan membawa dampak positif terhadap defisit transaksi berjalan (CAD). Harus dilihat pula apakah neraca finansial mencatatkan surplus sehingga bisa memperbaiki CAD yang masih mengalami defisit.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Darmin juga menilai negara berkembang seperti Indonesia akan mendapatkan berkah dari melemahnya ekonomi Amerika Serikat (AS). Jika terjadi resesi maka Indonesia akan kebanjiran modal asing masuk sehingga bisa mengurangi tekanan CAD.
 
"Kalau dia bayangannya enggak resesi, kita enggak tahu persisnya, yang akan muncul adalah arus modal itu malah ke sini datangnya. Kalau neraca dagangnya membaik tinggal kita lihat jasanya, lalu arus modal. Kalau arus modalnya membaik pasti arahnya (CAD) juga membaik," jelas dia.
 
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya merilis neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar USD540 juta pada Maret 2019. Surplus disebabkan ekspor yang tercatat sebesar USD14,03 miliar, sedangkan impornya sebesar USD13,49 miliar.
 
Neraca perdagangan Indonesia pada bulan sebelumnya juga mengalami surplus sebesar USD329,5 juta. Surplus disebabkan ekspor yang tercatat sebesar USD12,53 miliar, sedangkan impornya sebesar USD12,2 miliar.‎
 
Secara kumulatif neraca perdagangan di kuartal I-2019 sejak Januari sampai dengan Maret mengalami defisit sebesar USD193,4 juta. Di periode sama tahun lalu, neraca perdagangan RI tercatat mengalami surplus sebanyak USD314,4 juta.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif