Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Tiongkok Bikin Neraca Dagang RI Defisit

Ekonomi neraca perdagangan indonesia ekspor-impor
Eko Nordiansyah • 15 Februari 2019 15:11
Jakarta: Pemerintah menyebut defisit neraca perdagangan Indonesia disebabkan oleh Tiongkok. Negara Tirai Bambu tersebut memang menjadi partner dagang nomor satu bagi Indonesia, disusul oleh Amerika Serikat (AS).
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan Indonesia juga terdampak pelemahan perekonomian dan perdagangan AS-Tiongkok. Padahal kedua negara tadi mendominasi kerja sama Indonesia.
 
"Jadi kita terpengaruh langsung dari perang dagang itu, sementara untuk mencari alternatifnya kelihatannya lebih lambat," kata dia di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, 15 Februari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, kendala lain adalah ekspor minyak sawit mentah (CPO) dari Indonsia ke India yang mengalami kendala. Sedangkan di sisi lain perkembangan global juga berlangsung begitu cepat sehingga berdampak ke Indonesia.
 
"Ini karena perkembangan dunianya cepat sekali sehingga adjustment-nya lebih lambat, jadi ya ekspor kita memang banyak ke Tiongkok. Padahal dia (Tiongkok) nomor satu," jelas dia.
 
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat kinerja perdagangan Indonesia pada awal tahun ini mengalami defisit sebesar USD1,16 miliar. Defisit dikarenakan impor di Januari USD15,3 miliar, sedangkan ekspornya USD13,87 miliar.
 
Menurut BPS juga perdagangan Indonesia dengan Tiongkok masih tetap defisit sebesar USD2,43 miliar, USD261 juta, dan USD208 juta. Sedangkan dengan AS, neraca dagang Indonesia tercatat surplus USD805 juta.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif