Security Summit 2018 Kupas Keamanan Bisnis Digital

Gervin Nathaniel Purba 07 November 2018 13:37 WIB
ekonomi digital
Security Summit 2018 Kupas Keamanan Bisnis Digital
Security Summit 2018 mengambil tema New Paradigm-Integrating Security Resilience into Business Excellence (Foto:Dok)
Yogyakarta: Masalah keamanan dalam berbisnis menjadi perhatian pada era teknologi digital sekarang ini. Pola manajemen yang tepat dari sisi pengamanan menjadi faktor kesuksesan dalam menjalankan suatu bisnis.

Hal ini yang membuat Security Summit 2018 mengambil tema New Paradigm-Integrating Security Resilience into Business Excellence. Tema ini mengulas secara komprehensif terkait paradigma tren terbaru industri keamanan dalam meningkatkan peranan profesional keamanan dalam era teknologi digital.

Ketua Panitia Pelaksana Putra Jaya mengatakan, pemilihan tema Security Summit 2018 didasari kebutuhan industri keamanan terhadap perkembangan tersebut tanpa melupakan pandangan publik dalam industri keamanan.

Keberlangsungan bisnis selalu mengedepankan aspek keamanan sebagai pilar pertahanan pengamanan terhadap aset yang dimiliki. Apalagi aset hulu migas dan seluruh sumber daya di dalamnya merupakan objek vital nasional yang perlu pengamanan ekstra. 

Jaminan keamanan yang profesional serta mendukung kesuksesan kelangsungan bisnis merupakan tanggung jawab semua pihak (security is everybody’s business). 

Kepekaan terhadap semua potensi ancaman dan kemampuan dalam menjalankan strategi manajemen pengamanan yang baik dengan kolaborasi para stakeholder merupakan faktor-faktor mutlak untuk menjadi World Class Organization dalam menjamin operasional yang "just in time and lean management" sebagai arsitekturnya.

Pada acara ini SKK Migas menggandeng Asosiasi Sekuriti Industri Hulu Migas (ASIM) agar memperlancar komunikasi dan kolaborasi para pemangku kepentingan yang meliputi pemerintah pusat dan daerah, otoritas pengamanan, akademisi, praktisi, serta masyarakat dalam penerapan konsep-konsep pengamanan strategis sejalan dengan peningkatan kapasitas individu dan organisasi untuk menyikapi dinamika ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan saat ini dan ke depan.

Pada acara ini juga dilakukan penantanganan MoU antara SKK Migas dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP). Dengan adanya penandatanganan MoU ini, diharapkan kerja sama antara SKK Migas dan KKP berkembang terus dan menciptakan sinergi positif antara kegiatan hulu migas dengan kegiatan kelautan dan perikanan.

Ruang lingkup nota kesepahaman ini meliputi kajian bersama aspek-aspek teknis pemanfaatan fasilitas produksi lepas pantai yang sudah tidak digunakan, sinkronisasi rencana pembuatan zonasi ruang laut, dan sinkronisasi program tanggung jawab sosial kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi dengan program pengembangan masyarakat.

Security Summit 2018 dilaksanakan pada 17 Oktober 2018 dengan rangkaian conference, workshop, dan inspiring leadership, menghadirkan para pembicara yang kompeten di bidangnya, serta para narasumber dari pelaku manjeman pengamanan kelas dunia. 

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 500 peserta konvensi dari dalam dan luar negeri, juga lebih dari 19 perusahaan peserta pameran. Diharapkan acara ini akan menjadi sebuah tradisi berkelanjutan dalam memberdayakan berbagai inovasi pada industri keamanan untuk kemajuan.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id