Illustrasi. MI/Iskandar.
Illustrasi. MI/Iskandar.

BI Imbau Perbankan agar ATM Jangan Sampai Kosong

Ekonomi bank indonesia
Husen Miftahudin • 27 Mei 2019 15:41
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengimbau kepada seluruh perbankan untuk memastikan ketersediaan uang di mesin-mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Perbankan diminta untuk mendukung ketersediaan uang selama Ramadan hingga Lebaran.
 
"BI tentu terus mengimbau kepada perbankan agar ATM itu jangan sampai kosong, jadi disiapkan. Karena nanti kalau libur kan masyarakat butuh transfer, butuh uang tunai di suatu kota dan daerah, maka perbankan harus support," tegas Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi kepada Medcom.id, Jakarta, Senin, 27 Mei 2019.
 
Terkait penukaran uang pecahan kecil, Rosmaya menyebut bank sentral sudah menyiapkan 4.941 titik penukaran uang yang tersebar di seluruh Indonesia. Penukaran uang kecil ini bisa dilakukan dengan maksimal penukaran per orang sebesar Rp3,9 juta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Paket penukaran uang Rp3,9 juta itu dengan segala jenis pecahan untuk mempercepat orang-orang untuk menukar. Ini dimaksudkan agar semua warga terlayani," tegas dia.
 
Saat menukar uang, Rosmaya juga meminta masyarakat untuk tak repot membawa uang tunai yang ditukarkan. Sebab di titik-titik penukaran uang tersebut sudah disediakan mesin electronic data capture (EDC) sehingga memudahkan masyarakat untuk menukarkan uang pecahan kecil.
 
Imbauan tersebut merupakan upaya Bank Indonesia untuk mendorong transaksi nontunai atau cashless society kepada masyarakat. Terkait hal itu, bank sentral juga menyediakan mesin-mesin top up di setiap rest area untuk kebutuhan transaksi transportasi jalan tol.
 
"Ketika mudik, di rest area kita persiapkan peralatan nontunai yaitu top up uang elektronik dan segala macem kebutuhan nontunai untuk transaksi transportasi seperti tol," ungkap Rosmaya.
 
Selama Ramadan hingga Lebaran, Bank Indonesia telah menyiapkan kebutuhan uang tunai sebanyak Rp217,1 triliun. Pun penukaran uang pecahan kecil, BI terbuka kepada instansi dan perusahaan swasta untuk mendatangkan mobil kas keliling penukaran uang pecahan kecil bagi para pegawainya.
 
"Jadi beberapa instansi yang minta langsung ke BI itu kita layani, tapi dengan syarat dalam jumlah besar, bukan satu atau dua orang. Nanti mobil-mobil kas keliling itu kita datangkan. Kita aktif untuk memenuhi dan melayani masyarakat dalam penukaran uang pecahan kecil," tuturnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif