Illustrasi. MI/RAMDANI.
Illustrasi. MI/RAMDANI.

BKPM Optimistis Capai Target Investasi yang Diminta Presiden

Ekonomi bkpm
Nia Deviyana • 17 Juli 2019 17:08
Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis bisa merealisasikan target peningkatan investasi yang diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam lima tahun ke depan.
 
Direktur Deregulasi Penanaman Modal BKPM Yuliot menuturkan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kementerian Lembaga (K/L) untuk mengevaluasi berbagai kebijakan yang ada. "Misalnya mengenai persyaratan perizinan, akan ditinjau ulang mana yang harus dipertahankan dan yang tidak. Atau bila ada regulasi yang menyusahkan, ada kemungkinan dilakukan pemangkasan regulasi," jelas Yuliot saat dihubungi Medcom.id, Rabu, 17 Juli 2019.
 
BKPM juga mendorong realisasi investasi di bidang riset dan pengembangan (research and development). Sebab, kurangnya kompetensi tenaga kerja masih menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani pemerintah. "Karena itu insentif fiskal berupa super deduction tax sangat diperlukan untuk menarik minat investor," imbuhnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Super deduction tax merupakan insentif yang diberikan kepada industri yang berinvestasi dalam pendidikan vokasi dan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang). Kebijakan yang segera disahkan presiden ini akan memberikan potongannya sebesar 200 hingga 300 persen dari biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk vokasi.
 
Menteri Perindustrian Airlangga Hartato sebelumnya mengatakan sebanyak 36 usulan kompetensi keahlian di berbagai sektor industri akan masuk dalam beleid ini. Beberapa di antaranya elektronika industri, permesinan, pengecoran, pengelasan, kimia industri, desain produk furniture, perbaikan dan perawatan audio video, pembuatan produk furniture, konstruksi kapal, perancangan dan perbaikan otomotif, dan perbaikan bodi otomotif.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif