Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: dok Kemenperin.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: dok Kemenperin.

Menperin Buka Opsi Impor Gas untuk Industri

Ekonomi pengelolaan gas bumi kementerian perindustrian gas gas
Ilham wibowo • 06 Januari 2020 16:17
Jakarta: Harga kompetitif dan pasokan gas yang stabil dinilai menjadi kebutuhan paling mendesak untuk kinerja pertumbuhan sektor industri nasional di 2020. Tiga opsi bakal diusulkan Kementrian Perindustrian (Kemenperin), satu di antaranya yakni membuka gerbang impor gas.
 
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut pihaknya punya proyeksi pertumbuhan PDB industri pengolahan nonmigas yang lebih besar yakni di angka 5,30 persen pada 2020. Proyeksi kontribusinya terhadap PDB nasional pun dicanangkan bisa mencapai 17,95 persen dengan hadirnya efisiensi, utilitas, dan investasi industri.
 
Menurut Agus, tantangan yang akan dihadapi untuk meraih target tersebut bakal dibahas bersama Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas hari ini. Agenda yang difokuskan yakni solusi penyelesaian masalah bahan baku dan harga gas industri.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini opsi yang terus terang akan kami sampaikan dalam Ratas dengan Presiden terhadap tiga opsi yang kami usulkan dalam mencari bagaimana caranya agar industri bisa meningkatkan utilitas dengan cara harga gas yang sesuai standar agar mereka (pelaku industri) bisa tingkatkan daya saing," kata Agus di Auditorium Kemenperin, Jakarta Selatan, Senin, 6 Januari 2020.
 
Opsi tersebut merupakan upaya-upaya untuk realisasi implementasi Perpres 40/2016 tentang penetapan harga gas bumi untuk industri tertentu sebesar USD6 per MMBTU. Menurut Agus, 30 persen masalah industri Tanah Air bisa teratasi hanya dengan menurunkan harga gas yang bisa dilakukan bahkan di bawah ketetapan Perpres.
 
Adapun opsi pertama adalah pengurangan porsi pemerintah dari hasil kegiatan kontraktor kerja sama (K3S), dari penghitungan bersama PGN, yakni sebesar USD2,2 per MMBTU. Apabila porsi tersebut dihilangkan atau dikurangi, harga gas bisa turun dari rata-rata sekarang yakni sebesar USD8-USD9 per MMBTU.
 
"Ini kalau porsi pemerintah bisa dikurangi atau dihilangkan maka tentu harga gas yang disalurkan untuk industri juga bisa turun," ujar Agus.
 
Opsi kedua, lanjut Agus, K3S diwajibkan untuk Domestic Market Obligation (DMO) gas yang bisa diberikan kepada PGN. Langkah yang ini diyakini akan menjamin kuantitas alokasi gas untuk industri dengan spot yang saat ini sebesar USD4,5 per MMBTU.
 
Sementara opsi ketiga adalah memberikan akses kemudahan bagi pelaku industri dengan gas yang dipasok melalui impor. Langkah ini diperuntukkan untuk pengembang terutama kawasan-kawasan industri yang belum ada jaringan gas.
 
"Tentu swasta diberikan keleluasaan atau diperbolehkan untuk mengimpor gas khususnya gas untuk industri dengan harga sudah kita patok sehingga industri bisa memiliki daya saing yang tinggi dibandingkan industri industri lain yang ada di kawasan," paparnya.
 
Agus menggarisbawahi bahwa perusahaan yang nantinya akan diberikan tugas melaksanakan importasi gas hanya untuk keperluan industri pengguna gas. Langkah ini dinilai bisa bisa meningkatkan daya saing industri lantaran mendapatkan gas yang sesuai.
 
"Ini merupakan hal yang yang sangat penting dan fokus dari kami di Kemenperin untuk bisa harga gas yang sampai kepada industri sesuai dengan harga yang bisa membuat industri memiliki daya saing yang tinggi, apalagi dibandingkan dengan industri serupa yang ada di kawasan," tuturnya.
 
Ketiga opsi tersebut tentu bakal menjadi masukan yang perlu dipertimbangkan Presiden Joko Widodo. Penurunan harga gas bisa dilakukan dengan memilih satu di antara opsi tersebut, sekaligus seluruhnya, atau opsi yang digabungkan.
 
"Adanya Perpres 40/2016 yang belum juga mampu menurunkan harga gas juga menjadi pertanyaan besar kami. Oleh karena itu, kami ajukan tiga skenario ini. Tinggal nanti keputusannya ada di tangan Presiden," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif