Baru 7-10% Produk Indonesia Bisa Bersaing secara Digital
Suasana diskusi Indonesia Menuju Revolusi Industri 4.0 di Kemenkominfo, Jakarta. (Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez)
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan produk dalam negeri Indonesia yang mampu bersaing di era digital tercatat baru sekitar 7-10 persen.

Demikian disampaikan Dirjen Aplikasi, Teknologi, dan Informatika Kominfo Samuel Pangerapan di Gedung Serbaguna Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018.

"Padahal Kominfo menargetkan pada 2020 transaksi digital mencapai Rp1.800 triliun. Jadi harus perbanyak barang yang layak dijual online," jelas dia.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyusun roadmap menuju revolusi industri 4.0. Penyusunan kerangka industri yang terhubung dengan sistem internet ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di masa mendatang.

Samuel mengungkapkan tantangan bagi otoritas dalam negeri terkait revolusi industri 4.0 adalah penyerapan bonus demografi sebanyak 130 juta tenaga kerja.

"Itulah antara lain tantangan yang harus bisa dijawab menghadapi revolusi industri," ujarnya.

Bank Indonesia (BI) sebelumnya menyampaikan ekonomi digital di 2025 bisa mencapai USD150 miliar atau setara Rp2.000 triliun (kurs Rp13.500 per USD) terhadap produk domestik bruto (PDB).

Jumlah tersebut didukung oleh pengguna aktif internet sebanyak 124 juta orang. Saat ini, akses internet telah meningkat menjadi 11 megabyte per second (MBps) di Januari 2018.

Kendati demikian melihat perkembangan tersebut, dalam penggunaan ekonomi digital pun terdapat beberapa tantangan seperti timbulnya cyber security. Keberadaan ransomware, sebuah jenis virus malware, pun harus diwaspadai.

Tantangan lainnya seperti fragementasi industri, membuat pembayaran digital yang tidak terhubung dengan yang lain. Hal tersebut terjadi dalam pembayaran tol yang dulu menggunakan bermacam bank.

Adapun tantangan berikutnya yakni daya saing e-commerce yang belum bisa mendukung penjualan barang lokal, dan masih didominasi barang-barang asal Tiongkok.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360