Pilot Garuda Kembali Ancam Mogok Kerja
Pilot Garuda Indonesia. Medcom/Desi.
Jakarta: Sekretariat Bersama Serikat Karyawan Garuda Indonesia yang berisi para karyawan dan pilot PT Garuda Indonesia (Persero) kembali mengancam mogok kerja. Rencananya aksi mogok kerja akan dilakukan pada pekan kedua Juli 2018.

Ancaman ini tercantum dalam surat yang dirilis oleh karyawan dan pilot Garuda. Surat tersebut ditandatangani oleh Presiden Pilot Garuda (APG) Ahmad Irfan dan Ketua Umum Serikat Karyawan Garuda (SEKARGA) Bintang Hardiono.

"Kami menyatakan akan melakukan aksi mogok paling lambat pada minggu kedua Juli 2018, jika belum terdapat solusi terbaik dari pihak pemerintah," sebagaimana dilansir dari keterangan resminya di Jakarta, Rabu, 13 Juni 2018.

Meski demikian, para karyawan dan pilot Garuda tetap mempertimbangkan beberapa poin. Salah satunya mereka memastikan akan tetap mendukung kegiatan operasional untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2018.

"Kami khawatir kondisi ketidakpercayaan karyawan terhadap kepemimpinan Direksi Garuda Indonesia saat ini akan semakin berdampak terhadap kinerja perusahaan dan berpengaruh terhadap aspek-aspek lainnya," bunyi salah satu poin pertimbangan.

Selain itu, para karyawan dan pilot Garuda juga menghormati langkah pemerintah dalam hal ini Menteri Koodinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Namun mereka memberikan ultimatum agar permasalahan yang ada bisa diselesaikan pada minggu pertama bulan depan.

"kami sangat menghormati langkah dari pemerintah di bawah Bapak Menko Kemaritiman yang membantu menyelesaikan permasalahan miss management di tubuh Garuda Indonesia yang hasilnya akan diputuskan pada minggu pertama Juli 2018," tulis surat tersebut.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id