Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir pada acara FesKaBI di Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Jawa Tengah, pada Rabu, 9 Oktober 2019 (Foto:Dok)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir pada acara FesKaBI di Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Jawa Tengah, pada Rabu, 9 Oktober 2019 (Foto:Dok)

FesKaBI Perkenalkan QRIS kepada Milenial

Ekonomi bank indonesia FesKaBI
M Studio • 12 Oktober 2019 19:31
Solo: Bank Indonesia merangkul generasi muda, khususnya milenial, untuk berkenalan dan berkontribusi dengan ekonomi digital melalui kegiatan Festival Edukasi Bank Indonesia (FesKaBI).
 
Pembukaan FesKaBI diselenggarakan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, pada Rabu, 9 Oktober 2019.
 
Melalui FesKaBI, Bank Indonesia menyosialisasikan sistem pembayaran cepat, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


QRIS adalah standar QR Code Pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk digunakan dalam memfasilitasi pembayaran di Indonesia.
 
Ditemui di UNS, Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada angka 5 persen dalam lima tahun terakhir. Diharapkan, ekonomi Indonesia mampu tumbuh hingga 8 persen pada 2033.
 
"Maka caranya adalah dengan mencari sumber pertumbuhan baru, salah satunya melalui ekonomi digital," kata Sugeng.
 
FesKaBI Perkenalkan QRIS kepada Milenial
 
QRIS menjadi langkah nyata Bank Indonesia dalam memajukan ekonomi digital. QRIS diharapkan mendorong efisiensi dalam aktivitas perekonomian dan menyokong kemajuan UMKM sehingga berimbas terhadap pertumbuhan ekonomi.
 
"Sistem pembayaran itu semacam pelumas. Kalau pelumasnya bagus, maka pertumbuhan ekonomi semakin lancar," ucap Sugeng.
 
Misi Bank Indonesia yang tertuang melalui kegiatan FesKaBI tersebut menuai respons positif. Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNS Sajidan mengatakan, mengenalkan QRIS kepada mahasiswa dinilai tepat. Sebab, sepertiga penduduk Indonesia merupakan kalangan milenial.
 
FesKaBI Perkenalkan QRIS kepada Milenial
 
"QRIS dari BI merupakan implementasi visi sistem pembayaran di Indonesia. Pada era revolusi industri 4.0 semua berjalan cepat," kata Sajidan.
 
Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Salamun juga mengapresiasi langkah Bank Indonesia mempromosikan ekonomi digital.
 
"Ekonomi digital bukan sesuatu yang jauh. Ini adalah ekonomi baru. Orang bisa bekerja lebih efisien, lebih cepat, lebih menguntungkan, intermediasi tidak akan ada dan semua akan murah, semuanya akan diakses melalui smartphone," ujar Don Bosco.
 
Direktur Pemberitaan dan Penanggung Jawab Medcom.id, Abdul Kohar mengatakan kedekatan masyarakat dengan ekonomi dan dunia digital adalah keniscayaan. Oleh karena itu, edukasi sistem pembayaran cepat QRIS kepada generasi milenial sangat tepat.
 
FesKaBI Perkenalkan QRIS kepada Milenial
 
"Semua tidak bisa menghindari. Bahkan, di Tiongkok pembayaran sudah cashless. Di Indonesia belum terlalu terlambat dan ini adalah momentum yang pas," katanya.
 
Setelah Solo, FesKaBI akan digelar di Lampung (Universitas Lampung, 29 Oktober 2019) dan Manado (Universitas Negeri Manado, 4 November 2019).
 
FesKaBI merupakan kegiatan edukasi bagi para mahasiswa generasi milenial. Acara diisi kegiatan talkshow motivasi dari para pengusaha, serta sosialisasi fungsi dan kebijakan Bank Indonesia.
 
FesKaBI Perkenalkan QRIS kepada Milenial
 
Masih dalam rangkaian acara FesKaBI, diselenggarakan kompetisi video dan blog berhadiah total Rp200 juta. Tema yang diangkat yakni Transaksi Lancar Pakai QR Standar, Usaha Lancar Pakai QR Standar, dan QR Pembayaran Digital ala Milenial.
 
Mengenai pendaftaran kompetisi video dan blog, serta info selengkapnya seputar FesKaBI, silakan klik di sini.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif