Pegadaian. Medcom/Gervin.
Pegadaian. Medcom/Gervin.

Pegadaian Optimistis Penuhi Target 2 Juta Nasabah Baru

Ekonomi pegadaian
Husen Miftahudin • 30 Juli 2019 16:45
Jakarta: PT Pegadaian (Persero) baru saja menjalin kerja sama dengan tujuh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (Hipmikindo).
 
Ketujuh perusahaan pelat merah tersebut ialah Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Askrindo Insurance, PT Balai Pustaka (Persero), PT Pelni (Persero), dan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI).
 
Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan kerja sama dengan tujuh perusahaan BUMN dan Hipmikindo itu merupakan bentuk sinergi bisnis dalam keagenan Pegadaian, pemasaran produk, dan layanan antarperusahaan. Sekaligus untuk memenuhi target dua juta nasabah baru di tahun ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kerja sama ini kan salah satu bagian kita untuk meningkatkan jumlah nasabah. Kita itu ditargetkan setahun naik dua juta, insyaallah itu bisa tercapai," ujar Kuswiyoto di Hotel Double Tree, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juli 2019.
 
Dia mengakui dari awal tahun hingga Juni 2019 PT Pegadaian telah berhasil menggaet 1,3 juta nasabah baru. Saat ini perseroan telah memiliki nasabah sebanyak 12,1 juta orang.
 
"Awal tahun itu 10,8 juta, sekarang sudah 12,1 juta nasabah. Sudah nambah sekitar 1,3 jutaan nasabah. Target hampir terpenuhi," tuturnya.
 
Tak sampai di situ, PT Pegadaian juga bakal menggandeng perusahaan BUMN lain untuk mengincar nasabah baru. Kuswiyoto mengaku akan ada kerja sama dengan delapan perusahaan BUMN untuk menggenjot jumlah nasabah.
 
"Tanggal 1 (Agustus 2019) nanti saya akan kerja sama lagi dengan delapan BUMN. Kita bergerak terus (untuk meningkatkan jumlah nasabah)," pungkas dia.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif