Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Transaksi Ekspor UMKM Binaan BI Raup Rp1,4 Triliun

Ekonomi bank indonesia umkm
Husen Miftahudin • 12 Juli 2019 11:50
Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebutkan pihaknya telah membina 898 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Ratusan UMKM tersebut dibina oleh 46 kantor perwakilan bank sentral yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air.
 
"Dari 898 itu, sekarang yang sudah ekspor sudah 91 UMKM. Nilainya Rp1,4 triliun (transaksi ekspor) selama setahun ini," ujar Perry, dalam kata sambutannya di pameran Karya Kreatif Indonesiaa (KKI) 2019, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Perry mengungkapkan UMKM binaan bank sentral tidak hanya didorong untuk go ekspor. Tapi juga didorong untuk go digital dengan memasarkan produk-produknya di platform e-commerce.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami juga sudah sambungkan UMKM binaan ke platform-platform e-commerce, ada lebih dari 355 UMKM dan terakhir nilainya sudah lebih dari Rp32 miliar yang disambungkan ke dalam go digital. Ini agar UMKM kita bisa go ekspor dan go digital," tuturnya.
 
Sebagai apresiasi, Perry mengajak sejumlah UMKM binaan dengan menampilkan produk terbaiknya di pameran KKI 2019. Ada 370 produk UMKM yang diberikan booth khusus di pameran KKI 2019.
 
"Kami sudah pilih 370 UMKM dari 898 yang memberikan best of the best, produknya adalah produk unggulan dan produk pilihan. Kualitas produknya sangat bagus tapi jelas harganya harga perajin," jelas Perry.
 
Dari 370 UMKM tersebut, 120 UMKM bergerak di bidang kain dan pakaian. Sementara sekitar 88 UMKM lainnya memproduksi kerajinan seperti tas-tas unik dan tas khas suatu daerah. "Kemudian sekitar 150 UMKM itu di bidang makanan jadi yang siap ekspor, termasuk kopi dari berbagai daerah," urai Perry.
 
Pameran KKI 2019 digelar di Exhibition Hall A, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat. Gelaran milik bank sentral itu dilaksanakan selama tiga hari, 12-14 Juli 2019.
 
Pada pameran itu, Bank Indonesia berupaya mendorong pelaku UMKM mengembangkan kapasitas bisnis dan memperluas akses pasar dengan fasilitasi business matching (temu bisnis) dan business coaching (konsultasi bisnis) pelaku UMKM agar bisa menembus pasar ekspor.
 
Rangkaian acara KKI 2019 terdiri dari pameran busana dari desainer nasional dan lokal yang menggunakan kain olahan dari UMKM binaan BI. Ada juga parade kain nusantara, diskusi bisnis antara UMKM dengan lembaga pendukung seperti marketplace, eksportir, agregator, importir dan potential buyer.
 
Selain itu juga akan digelar talkshow dengan tema UMKM menembus pasar internasional hingga workshop, lomba, dan demo masak. Talkshow pemanfaatan platform digital untuk memperluas UMKM juga digelar untuk memfasilitasi pelaku usaha yang ingin mengembangkan diri.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif