Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Sepekan Emas Fluktuatif, Sempat Pamer Kemilau di Rp785 Ribu/Gram

Ekonomi harga emas antam
Angga Bratadharma • 18 Januari 2020 10:52
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sepekan ini bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah jika ditelusuri dari awal pekan. Kondisi itu terjadi di tengah meredanya ketegangan perdagangan dan geopolitik di Timur Tengah yang akhirnya membuat pesona logam mulia mulai memudar.
 
Berdasarkan data yang Medcom.id himpun, Sabtu, 18 Januari 2020, terlihat emas Antam di awal pekan atau tepatnya pada Senin, 13 Januari, berada di posisi Rp785 ribu per gram. Namun, pesona emas Antam tidak bertahan lama lantaran pada Selasa, 14 Januari, harganya turun menjadi Rp774 ribu per gram.
 
Hari berikutnya, Rabu, 15 Januari, emas Antam tidak menunjukkan pergerakan yang berarti karena tetap di level Rp774 ribu per gram. Sedangkan pada Kamis, 16 Januari, emas Antam mulai bangkit dan berada di harga Rp779 ribu per gram. Namun sayangnya, kondisi itu tidak bertahan karena hara emas Antam lesu dan menutup akhir pekan di posisi Rp775 ribu per gram.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange rebound atau berbalik naik pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), setelah sehari sebelumnya turun. Penguatan dapat terjadi karena ekuitas Amerika Serikat (AS) menguat ke rekor tertinggi baru di tengah data ekonomi positif.
 
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, terangkat USD9,8 atau 0,63 persen menjadi USD1.560,30 per ons.Namun selama sepekan, emas berjangka hanya naik 20 sen, dengan tiga hari mencatat penurunan dan dua hari naik.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average terus reli minggu ini, dan stabil di atas 29.300 poin selama sesi terakhir. Indeks S&P 500 dan Indeks Komposit Nasdaq mengikuti kenaikan Dow. Sementara itu, beberapa investor telah beralih ke emas untuk mendiversifikasi risiko, kalau-kalau pasar saham tiba-tiba membaik tajam.
 
Dengan pasar saham mencapai rekor tertinggi dan Amerika Serikat dan Tiongkok menandatangani perjanjian perdagangan fase-satu, emas hampir tidak dapat menggelar reli yang kuat dalam jangka pendek, kata para analis.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 13,4 sen atau 0,75 persen, menjadi USD18,073 per ons. Sedangkan platinum untuk penyerahan April naik sebanyak USD23,60 atau 2,36 persen, menjadi USD1.024,80 per ons.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif