Kondisi Bisnis Triwulan IV-2018 Diperkirakan Meningkat
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. MI/Adam Dwi.
Jakarta: Indeks Tendensi Bisnis (ITB) triwulan III-2018 sebesar 108,05 menunjukkan kondisi bisnis secara umum terus tumbuh. Situasi ini dinilai bakal berdampak positif pada triwulan selanjutnya. Melihat hal itu, kondisi bisnis pada triwulan IV-201 diperkirakan meningkat.

"Namun dengan tingkat optimisme pelaku bisnis yang lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang tercermin dari angka ITB sebesar 106,45," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto dalam sebuah konferensi pers, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin, 5 November 2018.

Peningkatan kondisi bisnis diperkirakan terjadi di seluruh kategori lapangan usaha. Perbaikan kondisi bisnis yang diperkirakan lantaran adanya peningkatan order dari dalam negeri, harga jual produk, order barang input, dan order luar negeri. Sektor tersebut tercatat dengan nilai indeks masing-masing sebesar 115,07; 106,24; 102,38; dan 102,12.

"Kalau kita lihat sumber komponennya order dalam negeri masih bagus, order dari luar negri masih melihat pertumbuhan ekonomi di negara tujuan yang mengalami pertambahan, rupiah juga agak melempem dibanding dolar," paparnya.

Optimisme pelaku bisnis tertinggi diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi dengan nilai ITB sebesar 124,67, diikuti administrasi pemerintahan sebesar 118,97 dan jasa kesehatan sebesar 117,02. Sementara itu, optimisme pelaku bisnis terendah diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha jasa pendidikan dengan nilai ITB sebesar 102,34.

Peningkatan order barang input tertinggi diperkirakan terjadi pada terjadi pada katagori lapangan usaha pertambangan dan penggalian, dengan nilai indeks sebesar 109.15. Sementara itu, untuk komponen order luar negeri peningkatan tertinggi diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha industri pengolahan.

"ITB ini kita lakukan survei terhadap 2500 perusahaan, kita tanya opini daripada pebisnis mengenai kondisi bisnis pada triwulan ke-III dan prediksi mereka di triwulan ke IV 2018," ungkapnya.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id