Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Volume Kargo JAS Turun Akibat Kenaikan Tarif

Ekonomi logistik
Siti Yona Hukmana • 09 Februari 2019 08:30
Jakarta: PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) mengalami penurunan volume kargo. Hal itu terjadi setelah tarif kargo penerbangan domestik naik.
 
"Imbasnya pasti ada, karena saat ini permintaan terhadap freight pengiriman lewat udara akan turun, artinya sebagai salah satu bisnisnya volume akan turun juga beberapa ton yang akan masuk dan turun dari pesawat," kata Direktur Umum JAS Sigit Muhartono di Jakarta seperti dilansir dari Antara, Jumat, 8 Februari 2019.
 
Meski demikian, ia mengatakan dampak atas penurunan volume kargo itu tidak signifikan. Sebab, sebagian besar layanan untuk penerbangan internasional yakni 70 persen dibanding domestik 30 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bisa dibilang imbasnya tidak begitu terasa, karena kita mayoritas menangani barang-barang internasional impor maupun ekspor. Kita juga menangani kargo-kargo domestik, tapi imbasnya belum terlalu dominan," akunya.
 
Sigit mengaku belum menghitung besaran penurunan tersebut. Pada 2018, kata dia, dalam sehari menangani penanganan kargo dari 295 penerbangan dan 108 ribu penerbangan sepanjang tahun lalu. "Kalau disetarakan penumpang, sekitar 25 jutaan penumpang," ucapnya.
 
Baca:Kemenhub Tegaskan Pemerintah Tak Atur Tarif Kargo
 
Untuk rencana ekspansi bisnis 2019, Sigit mengatakan pihaknya akan tetap berfokus pada bisnis utama, yakni penanganan bagasi, kargo dan lounge di bandara. Ia juga akan mengejar pertumbuhan di Bandara Kertajati, Jawa Barat kendati penerbangannya masih sepi.
 
"Kita dalam stage, kasih ketersediaan dulu nanti permintaannya pasti akan muncul. Sekarang kan sudah ada dua penerbangan dari Halim, dan nanti juga tidak menutup kemungkinan ada embarkasi haji dari sana," imbuhnya.
 

(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif