Ilustrasi. FOTO: MI/SUMARYANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/SUMARYANTO

Bocoran Dirut Garuda: Irfan Setiaputra Disebut Jadi Dirut

Ekonomi Garuda Indonesia
Suci Sedya Utami • 22 Januari 2020 09:39
Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menjadi sorotan publik karena beragendakan penetapan direktur utama dan jajaran direksi lainnya. Sebelum pengumuman resmi, beberapa nama muncul dan digadang-gadang berpeluang menduduki posisi bergengsi di maskapai penerbangan nasional itu.
 
Dalam sebuah kesempatan, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan ada tiga nama yang berpotensi menjadi calon pengganti I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra di kursi dirut. Arya mengatakan para kandidat tersebut merupakan sosok yang berpengalaman dalam maskapai penerbangan.
 
Selain itu, tambahnya, para kandidat tersebut memiliki kemampuan di bidang keuangan dan manajemen. Dirinya membocorkan salah satu kandidat itu yakni mantan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Irfan Setiaputra. Irfan cukup kuat terdengar menjadi kandidat yang paling tepat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun nama-nama lain yang sebelumnya beredar dan diisukan menempati salah satu jabatan di perusahaan pelat merah itu yakni mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Direktur Utama Citilink Juliandra.
 
"(Irfan) masuk bursa (Dirut Garuda Indonesia). (Jonan) sampai hari ini belum masuk. (Juliandra) belum tahu. Yang pasti dirutnya mengerti keuangan. Pasti itu, enggak mungkin enggak. Soal kuat keuangannya dan manajemennya juga kuat. Profilnya mudah-mudahan bisa bereskan Garuda. Kita cari yang terbaik, yang tak terkontaminasi banyak hal," tuturnya, pekan lalu.
 
Lebih lanjut, Arya menyebut, tidak semua jajaran direksi dirombak karena dianggap tidak terlibat dalam skandal kasus penyelundupan komponen motor Harley Davidson dan sepeda Brompton. "Enggak mungkin total (rombak). Pasti ada internal yang masih (dipertahankan)," tutur dia.
 
Selain jajaran direksi, RUPSLB diprediksi juga akan merombak jajaran komisaris. Menteri BUMN Erick Thohir mengisyaratkan untuk merombak posisi komisaris utama. Saat ini Komisaris Utama Garuda dijabat oleh Sahala Lumban Gaol.
 
"Dirut Garuda sesuatu yang menarik, komisaris utama juga. Jadi kita bukan hanya kampanye, tapi mencari figur yang mumpuni," pungkas dia.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif