Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO: dok MI.
Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO: dok MI.

Sri Mulyani Kesal Bawahannya Korupsi

Ekonomi sri mulyani
Eko Nordiansyah • 03 Desember 2019 14:48
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku kesal jajaran Kementerian Keuangan masih adanya yang korupsi. Padahal sejak 15 tahun lalu Kemenkeu telah memulai reformasi birokrasi untuk membersihkan praktik korupsi yang terjadi.
 
"Kita ini sebagai bendahara setiap hari berhubungan dengan uang. Jadi dalam konteks kita bersihkan, birokrasi relatif bersih, kita masih lihat beberapa yang fail," kata dia di Kantor Pusat DJP, Jakarta Selatan, Selasa, 3 Desember 2019.
 
Dirinya menceritakan masih ada korupsi yang terjadi di kantor pelayanan pajak (KKP). Bahkan dalam kasus yang ekstrim ada petugas pemeriksaan pajak yang main-main dalam bekerja atau kepala kantornya yang jadi mafia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bisa enggak lebih keras dari dipecat karena itu bagian dari bagian yang menyakitkan hati kita. Setitik itu membuat persepsi kita pajak oh identik begitu (dengan korupsi). Kan kesal kan," jelas dia.
 
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, ada sebanyak 350 KKP di seluruh Indonesia. Sayangnya baru 87 KKP yang mendapatkan gelar wilayah bebas korupsi (WBK) dan 19 kantor mendapatkan gelar wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).
 
"Yang 349 kerjanya benar hanya karena satu semua dipersepsi begitu. That is penghianatan. Makanya saya kesal banget soal itu," tegas Sri Mulyani.
 
Tak hanya di Direktorat Jenderal Pajak saja, Sri Mulyani juga mengingatkan jajaran di direktorat lainnya. Apalagi komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan birokrasi bebas korupsi dilakukan sejak PBB mencanangkan Hari Anti Korupsi Dunia pada 9 Desember 2004.
 
"Jadi kalau kita lihat satu dua kasus di mana teman-teman kita failed kita harus berpikir kenapa mereka masih gagal. Ini PR buat kita semua. Berarti kita harus memperbaiki aparat pengendali internal kita," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif