Joko Widodo dan Ma'ruf Amin (FOTO: AFP)
Joko Widodo dan Ma'ruf Amin (FOTO: AFP)

Kadin Sambut Positif Jokowi Terpilih Kembali Jadi Presiden

Ekonomi pertumbuhan ekonomi kadin ekonomi indonesia
28 Juni 2019 15:01
Jakarta: Dunia usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyambut positif putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait putusan perkara sengketa Pilpres 2019 yang menetapkan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024.
 
"Ya, kami gembira kalau ini memang sudah selesai dan kita bisa melanjutkan lagi. Jadi, sekarang kita sudah tahu kedepannya bagaimana,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Shinta Widjaja Kamdani, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019.
 
Shinta memaparkan dengan berlanjutnya Pemerintahan Presiden Joko Widodo, dunia usaha sudah memahami berbagai kebijakan yang berjalan dengan baik dan yang belum diimplementasikan. Dalam hal ini, Kadin telah menyampaikan masukannya kepada pemerintah untuk melakukan perbaikan dalam berbagai hal.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di antaranya, lanjutnya, soal ketenagakerjaan dan perpajakan. "Bagaimana kita bisa menciptakan iklim usaha kondusif untuk menarik ekspor dan investasi, juga industrialisasi kedepannya,” ujar Shinta.
 
Saat ini, lanjut Shinta, pemerintah dan dunia usaha mencoba untuk menjabarkan pelaksanaan dari kebijakan-kebijakan yang sudah dibuat. “Jadi, kita lihat regulasi, kebijakan yang kadang-karang sudah baik pun, tapi pelaksanaannya yang sulit. Kemudian, perizinan pusat dan daerah juga perlu disempurnakan. yg penting implementasinya,” tukas Shinta.
 
Dalam mengatasi defisit neraca perdagangan, Shinta menyampaikan, Indonesia perlu melihat kondisi perekonomian global yang saat ini tengah mengalami penurunan. “Faktor eksternal ini memegang peranan penting. Ada penurunan ekspor, sementara kita masih tergantung dengan impor, memang sulit,” ungkapnya.
 
Kendati demikian, Shinta menyepakati untuk melakukan dongkrakan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dicanangkan Jokowi untuk mendorong daya saing Indonesia. “Pengembangan SDM memang itu sudah sesuai dan menjadi kunci utama. Karena tanpa adanya peningkatan produktivitas SDM, kita akan sulit bersaing,” ujarnya.
 
Terkait tim ekonomi Jokowi di era pemerintahan kedua, Kadin berharap, tim tersebut merupakan orang-orang profesional dibidangnya dan mengerti situasi lapangan. “Tapi, faktor utamanya adalah koordinasi dan implementasi,” pungkas Shinta.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif