Ilustrasi. Foto : MI/Ramdani.
Ilustrasi. Foto : MI/Ramdani.

Penjualan Ikan Perinus Baru Capai Rp500 Miliar

Ekonomi perikanan
Arif Wicaksono • 03 November 2019 19:32
Jakarta: PT Perikanan Nusantara (Perinus) ragu target penjualan ikan akan tercapai pada tahun ini. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perikanan itu mengaku sampai saat ini baru mencapai penjualan sebesar Rp500 miliar atau di atas 50 persen dari target sebesar Rp900 miliar. Capaian ini karena serapan ikan dari perinus yang belum optimal.
 
"Infrastruktur kami lagi diperbaiki karena itu tak optimal," kata Presiden Direktur Perinus M. Yana Aditya kepada Medcom.id, Minggu, 3 November 2019.
 
Meskipun masih jauh dari target, dia melihat bahwa ekspor perikanan Perinus semakin meningkat. Ekspor perikanan Perinus mencapai kenaikan 30 persen ketimbang tahun lalu dengan sebagian besar berasal dari Jepang. Porsi ekspor Perinus mencapai 30 persen dari total penjualan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena pangsa pasar domestik lebih besar 70 persen," kata dia.
 
Perinus yakin bahwa penjualan ikan akan berjalan optimal dengan target penjualan Rp1,3 triliun dengan belanja anggaran sebesar Rp150 miliar yang didominasi dari internal. Perinus akan membangun 13 kapal baru. Saat ini perseroan memiliki 18 kapal sehingga perinus akan memiliki 31 kapal. Semakin banyaknya kapal maka jumlah tangkapan ikan laut akan meningkat.
 
Selain itu Perinus juga memperbanyak kapasitas gedung beku (cold storage) sebanyak 1.520 ton dari kapasitas sebesar 4.510 ton. Perinus juga memiliki cold storage dari Sabang sampai Merauke, seperti Sorong, Bitung, Gorontalo, Makassar, Bacan, Surabaya, dan Muara Baru.
 
Perinus juga terus membentuk ekosistem BUMN dengan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS). Perinus memiliki berbagai lini bisnis seperti perkapalan, pengolahan ikan, dan infrastruktur seperti docking kapal dan perhotelan.
 
"Proccesing ini didalamnya ada unit pengolahan ikan sederhana. Kami mendukung ikan bisa menjadi makanan penduduk Indonesia," jelas dia.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif