Pasar Mama Mama di Jayapura. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian.
Pasar Mama Mama di Jayapura. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian.

Kontribusi BUMN untuk Negeri di Pasar Mama Jayapura

Ekonomi bumn
Rizkie Fauzian • 15 November 2019 20:57
Jayapura: Menjelang sore hari, hiruk pikuk mulai tampak di Jalan Percetakan, Jayapura, Papua. Puluhan perempuan dari berbagai penjuru Papua menggelar dagangannya dari mulai buah-buahan, sayur mayur, serta berbagai jenis hasil laut di Pasar Mama.
 
Sebelum memiliki lapak di Pasar Mama, para perempuan kerap menjajakan dagangannya di emperan jalan. Namun, setelah pemerintah membangun Pasar Mama, pedagang-pedagang tersebut memiliki tempat layak berjualan yang terbebas dari panas dan hujan.
 
Melalui Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri yang berkontribusi pada pendanaan proyek-proyek pembangunan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) Indonesia, pemerintah membangun Pasar Mama pada 2018 di Provinsi Papua.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bangunan modern empat lantai beratapkan baja tersebut menjadi tempat yang sangat layak untuk aktivitas berjualan, serta bertemunya para penjual dan pembeli dengan aman, dan nyaman.
 
Menderi Marian, salah seorang perempuan penjual buah asal Wamena mengaku hampir semua dagangannya berasal dari kebun sendiri. Hanya pepaya dan pisang yang dibelinya dari penjual lain.
 
"Ini dari kebun sendiri, nanas ini asli dari Papua, alpukat mentega ini juga khas sini, bentuknya berbeda dengan alpukat yang biasanya dijual," ungkapnya saat ditemui di Jayapura, Jumat, 15 November 2019.
 
Menderi mengaku jika banyak pembelinya yang berasal dari luar wilayah Papua. Nanas dan pepaya merupakan buah-buahan yang paling banyak dibeli karena rasanya yang segar.
 
Pasar dibuka mulai pukul lima sore hingga 10 malam. Jika dagangannya tak habis, Menderi tak berkecil hati dia akan menjualnya kembali esok hari.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif