Ilustrasi. FOTO: MI/GRANDYOS ZAFNA
Ilustrasi. FOTO: MI/GRANDYOS ZAFNA

Emas Antam Stagnan di Rp774 Ribu/Gram

Ekonomi harga emas antam
Angga Bratadharma • 15 Januari 2020 10:07
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Rabu terpantau tidak berubah dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp774 ribu per gram. Sedangkan emas dunia melemah karena ketegangan geopolitik mereda yang memicu penurunan permintaan terhadap emas.
 
Mengutip laman Logam Mulia Antam, Rabu, 15 Januari 2020, pembelian emas dengan ukuran dua gram yang dijual di Gedung Antam dipatok sebesar Rp1,4 juta. Untuk emas batangan dengan ukuran tiga gram dibanderol sebesar Rp2,2 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran lima gram harganya yakni Rp3,6 juta.
 
Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp7,2 juta. Kemudian untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp18,06 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp36,005 juta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
 
Setiap produk emas batangan Antam LM telah mendapatkan Sertifkat London Bullion Market Association (LBMA) untuk menjamin kualitas dan kemurnian produk. Dilengkapi dengan teknologi CertiEye untuk meningkatkan keamanan produk dengan sertifikat yang menyatu dengan kemasan (khusus pecahan 0,5 gram sampai dengan pecahan 100 gram).
 
Pembelian mengacu pada harga jual Butik Emas LM, lokasi pengambilan atau pengiriman. Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account (VA). Stok dapat berubah sewaktu-waktu, dengan masa validasi VA 45 menit setelah dilakukan order pembelian. Produk emas batangan dapat diambil di Butik Emas LM atau dikirim menggunakan ekspedisi rekanan.
 
Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun untuk sesi kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Hal itu terjadi karena reli pasar ekuitas dan ketegangan geopolitik berkurang yang mengakibatkan penurunan permintaan terhadap emas.
 
Mengutip Antara, Rabu, 15 Januari 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari kehilangan USD6,00 atau 0,39 persen menjadi USD1.544,60 per ons. Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya jatuh, karena investor tidak perlu mencari aset yang aman, seperti emas, untuk memarkir dana-dananya.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengirinan Maret kehilangan 25,4 sen atau 1,41 persen menjadi USD17,742 per ons. Sedangkan platinum untuk penyerahan April naik sebanyak USD5,2 atau 0,53 persen menjadi USD987,30 per ons.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif