Wakil Presiden Jusuf Kalla. ANT/Wahyu Putro A.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. ANT/Wahyu Putro A.

Wapres Kalla Resmikan Pusat Microfinance BRI di Unhas

Ekonomi wapres
Dheri Agriesta • 24 Juni 2018 11:30
Makassar: Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan pusat microfinance Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Universitas Hasanuddin, Makassar. Kalla berharap pusat microfinance ini bisa dimanfaatkan mahasiswa dan pengusaha kecil.
 
Kalla mengatakan bangsa ini didirikan dua golongan, pemerintah dan pengusaha. Karena tanpa pengusaha tak ada yang membayar pajak, tanpa pajak negara tak bisa dibangun. Dari sisi lapangan kerja, pemerintah hanya sanggup mempekerjakan empat juta orang. Sedangkan pengusaha bisa menampung ratusan jiwa pekerja.
 
"Artinya untuk membangun bangsa selain pemerintah yang baik, pengusaha juga harus cukup banyakk dan tentu bermutu dan punya pandangan yang baik," kata Kalla dalam peresmian Pusat Microfinance di Universitas Hasanuddin, Makassar, Sabtu, 23 Juni 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kalla menambahkan pemerintah berkomitmen mengembangkan dunia usaha demi menggerakkan perekonomian masyarakat. Pusat Microfinance di Universitas Hasanuddin ini diharapkan menjadi solusi bagi dunia usaha, terutama pengusaha kecil.
 
Biasanya, pengusaha besar adalah sosok paling gampang mendapatkan ilmu, sebagian besar tinggal menyewa konsultan bisnis. Tapi, akses mewah itu tak dimiliki pengusaha kecil.
 
"Karena itu maka pemerintah atau perguruan tinggi harus melatih dan membentuk mereka (pengusaha kecil dan menengah) dalam bentuk pengetahuan pelatihan dan tentu pengalaman," kata Kalla.
 
Pusat Microfinance ini akan menjadi wadah buat pengusaha kecil dan menengah belajar teori ekonomi. Pengusaha kecil dan menengah akan bertemu dengan mahasiswa yang telah matang secara teori. Sehingga, kedua belah pihak bisa mendapatkan keuntungan dengan berbagi ilmu yang mereka miliki. Pengusaha kecil dan menengah bisa membagikan pengalaman mereka kepada mahasiswa.
 
"Karena walaupun mahasiswa sudah S1, S2, atau S3, belum tentu dia punya penglamaan. Jadi bukan hanya mengajar di sini, tapi saling mengajar," pungkas Kalla.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif